Berita Surabaya

Penderita Cacar Air Dilarang Mandi Disebut Hanya Mitos, Begini Fakta yang Benar Menurut Dokter!

Banyak masyarakat yang melarang penderita mandi. Penderita justru dilarang mandi hingga cacar air di kulitnya hilang.

Penderita Cacar Air Dilarang Mandi Disebut Hanya Mitos, Begini Fakta yang Benar Menurut Dokter!
archiproducts.com
ilustrasi shower air 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Terkena penyakit cacar air memang tidak enak ya rasanya.

Selain gatal, badan kita juga terasa panas.

Apalagi, banyak masyarakat yang melarang penderita mandi.

Penderita justru dilarang mandi hingga cacar air di kulitnya hilang.

Jual Boraks Selama 23 Tahun, Pedagang di Pasar Lawang Malang Mengaku Tak Tahu Efek Buruk Dagangannya

Tapi, anggapan masyarakat itu dibantah oleh dr Maylita Sari SpKK.

Dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Dr Soetomo itu mengatakan, melarang penderita cacar air untuk mandi merupakan mitos.

Menurut dr Maylita Sari, penderita cacar air justru dianjurkan untuk mandi.

Sambangi Pasar Lawang Malang, Tim Satgas Pangan Sita Boraks dan Barang Kadaluwarsa

Pasalnya, mandi dapat membersihkan kuman termasuk kuman pada lentingan (bentol yang berisi cairan) di kulit.

"Kalau tidak mandi akan kotor. Banyak kuman. Nanti bisa infeksi," tuturnya.

Meski diperbolehkan mandi, penderita harus berhati-hati.

5 Polres Penanganan Pidana Korupsi Terbanyak di Jatim, Polresta Sidoarjo Duduki Peringkat Pertama

"Jangan digosok keras-keras, nanti lentingan yang berisi air bisa pecah," tutur dr Maylita Sari

Kalau pecah, lanjutnya, bisa menyebar ke bagian lain sehingga menyebabkan luka.

"Tapi ada pengobatan kalau lentingnya pecah. Ada salep untuk meringankan infeksinya," jelas dr Maylita Sari.

Pemkot Batu Akan Sediakan Tong Sampah Khusus Diapers di Setiap Desa dan Kelurahan

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved