Breaking News:

Berita Gresik

Dituntut Penjara 8 Tahun oleh Jaksa, Pengedar Narkoba asal Krian Sidoarjo Tertunduk dan Diam

Terdakwa dituntut jaksa dengan hukuman selama 8 tahun penjara dengan denda Rp 1 Miliar subsider 6 bulan penjara.

Penulis: Soegiyono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
SURYA/SUGIYONO
Terdakwa Dwi Prasetyo Nugroho dibawa ke tahanan sementara PN Gresik usai menjalani sidang tuntutan, Rabu (12/12/2018). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK – Terdakwa Dwi Prasetyo Nugroho (35), warga Desa Kebohran, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, dituntut jaksa dengan hukuman selama 8 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Tuntutan terhadap terdakwa dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik, Aditya Budi, dengan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik, Putu Gede Hariadi.

Dalam tuntutan yang dibacakan oleh jaksa, terdakwa Dwi Prasetyo Nugroho terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana jual beli narkotika jenis sabu-sabu yang melanggar Pasal 132 ayat (1) juncto pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Bandel Tak Bayar IMB, Pabrik PT Selaras Sukses Makmur di Gresik Langsung Disegel

“Dengan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi dalam persidangan supaya majelis hakim pengadilan Negeri Gresik yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan terdakwa Dwi Prasetyo Nugroho dengan pidana penjara selama delapan tahun dan denda Rp 1 Miliar subsider 6 bulan penjara,” kata jaksa, Rabu (12/12/2018).

Selain itu, barang bukti yang diamankan yaitu paket sabu seberat 2,20 gram beserta bungkusnya, alat hisab dari sedotan plastik, kartu ATM bank dan dua unit ponsel, dirampas untuk dimusnahkan.

“Terdakwa juga dikenakan biaya perkara sebesar Rp 2.000,” imbuhnya.

Evaluasi Akhir, Arema FC Resmi Lepas Trio Serbia untuk Kompetisi Musim Depan

Mendengar tuntutan tersebut, terdakwa Dwi Prasetyo Nugroho hanya diam sebab tidak didampingi pengacara.

Terdakwa diberi kesempatan oleh Ketua Majelis HakimPengadilan Negeri Gresik untuk membuat pembelaan secara tertulis untuk dibacakan dalam persidangan berikutnya.

“Silahlan terdakwa Dwi Prasetyo Nugroho kalau keberatan terhadap tuntutan jaksa untuk membuat pembelaan secara tertulis. Dua pekan dibacakan dalam persidangan,” kata Putu Gede Hariadi.

Perluas Pasar Produk, Tiket.com Resmi Buka Kantor Representatif di Kota Surabaya

Bahkan usai persidangan, terdakwa Dwi Prasetyo Nugroho hanya bicara dengan petugas Kejaksaan Negeri Gresik yang membawanya ke tahanan sementara PN Gresik.

Diketahui, transaksi jual beli narkotika jenis sabu oleh terdakwa Dwi Prasetyo Nugroho dilakukan pada Mei 2018 di wilayah Jalan menuju Juanda Surabaya.

Terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Gresik setelah membeli sabu-sabu. 

Teledor Tinggalkan Lilin Menyala, Rumah Kontrakan di Surabaya Nyaris Ludes Terbakar

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved