Mengenal Vaginal Scraping, Prosedur Menghilangkan Sisa Hubungan Intim dan Risikonya

Vaginal scraping merupakan sebuah prosedur yang bertujuan untuk menghilangkan sisa hubungan seksual pada kelamin perempuan.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Youtube/blueARK16
ilustrasi rok wanita 

TRIBUNMADURA.COM - Vaginal scraping belakangan menjadi perbincangan banyak orang, terutama untuk kaum wanita.

Vaginal scraping merupakan sebuah prosedur yang bertujuan untuk menghilangkan sisa hubungan seksual pada kelamin perempuan.

Namun, vaginal scraping ditentang sejumlah dokter dengan alasan risiko kesehatan.

Bahkan, FDA Amerika Serikat menerbitkan peringatan kesehatan tentang prosedur vaginal scraping pada Juli 2018 lalu.

Penyebab Sulit Move On dari Mantan Pacar, Berhenti Kepo dan Galau setelah Putus Cinta

Dilansir laman The Sun, menurut sejumlah pakar kesehatan, prosedur tersebut dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan.

Ginekolog dan penulis The Vagina Bible, dr Jen Gunter menyarankan, wanita tidak melakukan vaginal scrapping.

Pasalnya, menurut dr Jen Gunter, vaginal scraping dapat menyebarkan HPV atau human papilloma virus.

"Setiap scraping jaringan epitel vagina dapat memengaruhi ekosistem vagina, dan secara teoritis dapat menyebarkan HPV secara lokal," katanya.

Manajemen Arema FC Segera Gelar RUPS Pilih CEO Baru seusai Mundurnya Iwan Budianto

HPV merupakan virus yang dapat menyebabkan tumbuhnya kutil di tubuh.

Virus ini dapat menimbulkan penyakit kanker serviks atau kanker leher rahim pada wanita.

"(Ini) berisiko meningkatkan kerentanan perempuan terhadap infeksi," kata Gunter kepada Refinery29.

Menurut dr Jen Gunter, epitel vagina beregenerasi sendiri setiap 96 jam, termasuk sel-sel permukaan yang dilepaskan setiap empat jam.

Jalan Raya Ngasinan Penghubung Gresik dan Surabaya Rusak Parah, Pengendara Keluhkan Keselamatan

Oleh karena itu, perempuan tak perlu melakukan vaginal scraping jika ingin menghilangkan residu fisik dari penis pria, sebab vagina dengan sendiri menutupi hal tersebut.

Metode ini mengemuka ketika bulan lalu Mel B menjalani prosedur vaginal scraping untuk menghilangkan jejak dari mantan suaminya Stephen Belafonte.

Mel B mengakui, ia melakukan vaginal scrapping, di mana bagian dalam vaginanya dimasukkan jaringan baru. 

"Pada dasarnya, ini hampir seperti yang dilakukan korban perkosaan. Kamu ingin membersihkan dirimu sendiri," kata dia.

Sandiaga Uno Ingin Santri di Ponpes Al Ihsan Sampang Punya Keahlian di Bidang Sumber Daya Energi

Belakangan, anggota grup musik Spice Girl tersebut sedikit mengklarifikasi perihal bagian korban perkosaan.

Ia lalu mengatakan, hal tersebut dalam tone yang positif.

Menurut Mel B, ketika seseorang diperkosa, hal yang ingin dilakukan pasti ingin menghilangkan tanda-tanda tersebut.

Ia pun lantas pergi ke dokter dan mengatakan ingin menghapus jejak dari hubungan seksual terakhir bersama Belafonte.

Atap Bangunan Puskesmas Torjun Ambruk, Kadis Sampang Mengaku Belum Dapat Data Valid Kejadian

"Dia memeriksa saya, dan mengatakan, 'secara hukum tidak ada yang bisa saya lakukan tentang itu, karena kamu tidak perlu melakukan apa pun'."

"Aku bilang, bisakah dia masuk saja ke sana (vagina) dan mengeluarkan semuanya, namun kemudian (dokter) mengemasnya dengan jaringan baru," ujar Mel B.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Mengenal "Vaginal Scraping" dan Risikonya bagi Kesehatan

Sandiaga Uno Janji Bikin Program untuk Dorong Pengrajin dan UMKM Batik Madura

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved