Breaking News:

Kasus Pencurian Motor

11 Kali Dengan Mudah Mencuri Motor di Berbagai Lokasi di Bangkalan, Dua Peluru Akhiri Aksi Munili

11 Kali Dengan Mudah Mencuri Motor di Berbagai Lokasi di Bangkalan Madura, Dua Peluru Akhiri Aksi Munili.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/AHMAD FAISOL
Dua polisi memapah pelaku curanmor, Munili (42), warga Desa Blungkeng Kecamatan Sepulu, Bangkalan, Senin (19/8/2019). Ia merupakan spesialis curanmor menggunakan kunci T yang beraksi di sebelas TKP di Kota Bangkalan dan Kecamatan Klampis. 

11 Kali Dengan Mudah Mencuri Motor di Berbagai Lokasi di Bangkalan Madura, Dua Peluru Akhiri Aksi Munili

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), Munili (42), warga Desa Blungkeng, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura, merintih kesakitan usai anggota Satreskrim Polres Bangkalan, melepaskan dua peluru mengenai kaki kanannya.

Spesialis pencurian sepeda motor menggunakan kunci T itu harus dipapah dua polisi ketika dihadirkan dalam pers rilis yang digelar di halaman utara Mapolres Bangkalan, Senin (19/8/2019).

Munili bahkan tak mampu berdiri tegak. Kaki kirinya tak kuat menopang berat tubuhnya. Sementara kaki kanannya, tempurung lutut dan mata kaki jebol diterjang timah panas.

"Kami terpaksa bertindakan tegas dan terukur karena Munili mencoba melawan anggota saat hendak ditangkap," ungkap Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan.

Penangkapan Munili berawal dari penggerebekan sebuah rumah di Desa Macajah Kecamatan Tanjung Bumi, Jumat (16/8/2019).

VIRAL - Pakai Suzuki Satria Brong, Dua Pemuda Tulungagung Terobos Barisan Upacara HUT Kemerdekaan RI

Di Facebook Ngaku Bisa Gandakan Uang, Ferdi Mudah Dapatkan Rp 40 Juta Plus Honda Vario & Yamaha Lexy

Saat itu, polisi menangkap Ibnu Sabilillah (19), warga setempat. Sedangkan pemilik rumah kabur. Ibnu mengaku baru dua bulan mengenal Munili.

"Rumah itu diduga sebagai penampungan motor hasil curian. Ada lima unit motor, sejumlah plat nomor, dan tumpukan perkakas kelengkapan motor," jelas Hendy Kurniawan.

Di hadapan polisi, Ibnu yang juga ditembak di bagian lutut kanan itu mengaku terlibat aksi curanmor bersama Munili di delapan TKP di wilayah Kota Bangkalan dan tiga TKP di Kecamatan Klampis.

Delapan TKP di kawasan kota itu meliputi depan masjid Kelurahan Pangeranan, depan salon Masjid Agung, depan konter HP timur Tom and Jerry, dan depan rumah di kawasan Kelurahan Demangan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved