KM Santika Nusantara Terbakar

143 Penumpang KM Santika Nusantara Terbakar Berhasil Dievakuasi, Ada Perubahan Manifes Penumpang

Penumpang dari KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu telah dievakuasi.

143 Penumpang KM Santika Nusantara Terbakar Berhasil Dievakuasi, Ada Perubahan Manifes Penumpang
TRIBUNMADURA/IST
Tim Basarnas saat menolong dan mengevakuasi penumpang KM Santika Nusantara tujuan Surabaya-Balikpapan yang terbakar di wilayah Perairan Masalembu, Sumenep, Madura, Jumat, (22/8/2019). 

Penumpang dari KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu telah dievakuasi

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Sebanyak 143 penumpang dari KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu telah dievakuasi.

Kepala Basarnas Surabaya, Prasetya Budiarto mengatakan, data update terkini mengatakan ada perubahan terhadap manifes penumpang.

"Berdasarkan data sebelumnya ada 111 penumpang. Namun, ternyata, update terkini 143 penumpang telah berhasil dievakuasi oleh kapal yang dekat dengan lokasi kejadian," kata Prasetya Budiarto kepada TribunMadura.com, Jumat (23/8/2019).

Tewas Tertimbun Beton, 2 TKI Pamekasan Belum Dapat Santunan dari Perusahaan di Malaysia

Jumlah Kasus Kecelakaan Laut Tinggi, DPRD Sumenep Minta Basarnas Buka Kantor di Pulau Masalembu

"Di mana KM Dharma Fery 7 mengevakuasi 66 penumpang dan KM Spil Citra mengevakuasi 23 orang," sambung dia.

"Dua kapal tersebut akan membawa 89 korban penumpang ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya," tambahnya.

Prasetya Budiarto menuturkan, sebanyak 54 korban KM Santika Nusantara terbakar berhasil dievakuasi oleh nelayan.

Saat ini, sejumlah korban KM Santika Nusantara terbakar itu berada di Pelabuhan Masalembu dan Puskesmas Masalembu.

Namun, kata Prasetya Budiarto, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa meninggal dunia.

Anggaran Pilkada Sumenep 2020 Capai Rp 68,3 Miliar, Bengkak Rp 900 Juta dari Pengajuan Awal KPU

UPDATE Terbaru Terbakarnya KM Santika Nusantara di Sumenep, Sebanyak 23 Penumpang Belum Ditemukan

"Fokus utama kita saat ini tetap melakukan pencarian kepada para korban sambil menunggu informasi atau laporan dari keluarga korban," jelas Prasetya Budiarto.

Halaman
123
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved