Pilkades Serentak

Polemik Pilkades di Desa Proppo Pamekasan Makin Memanas, Saling Adu Kuat Kuasa Hukum

Polemik Pilkades di Desa Proppo Pamekasan Madura Makin Memanas, Saling Adu Kuat Kuasa Hukum

Polemik Pilkades di Desa Proppo Pamekasan Makin Memanas, Saling Adu Kuat Kuasa Hukum
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Dua kuasa hukum usai adu argumentasi di DPRD Pamekasan, Jumat (6/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polemik Pilkades serentak 2019 di Desa Proppo, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura masih terus berlanjut.

Terbaru, kedua Kuasa Hukum baik dari pihak P2KD Desa Proppo dan Kuasa Hukum dari Moh Rahem bakal calon yang digagalkan karena administrasi akhirnya bertemu di ruang sidang Kantor DPRD Pamekasan, Jumat (6/9/2019).

Kedua kuasa hukum tersebut bertemu untuk saling memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait polemik yang sedang terjadi di Desa Proppo serta disaksikan langsung oleh sejumlah anggota DPRD Pamekasan dan perwakilan masyarakat dari Desa Proppo.

Kuasa Hukum Moh Rahem, Nisan Radian, mengatakan, pihaknya datang ke ruang sidang DPRD Pamekasan ingin mengajukan dua opsi permintaan.

Pilkades Desa Tlonto Ares Ditunda Bupati Baddrut Taman, Warga Minta Minta Bantuan DPRD Pamekasan

Pilkades Serentak di Pamekasan Madura Tuai Polemik, Bakal Calon Kades Ditolak, P2KD Tolak Putusan

Pemkab Pamekasan Tunda Gelaran Pilkades Serentak di 2 Desa, Begini Alasan Ditundanya Pemilihan

Pertama, agar Pemkab Pamekasan melalui P2KD Desa Proppo, bisa kembali memasukkan nama Kliennya, Moh Rahem, untuk ditetapkan sebagai Calon Kepala Desa.

Kedua, jika permintaannya tidak dipenuhi, maka Pemkab Pamekasan harus menunda proses pemilihan kepala desa hingga akhir persidangan.

"Saya hanya berharap, jangan sampai di tengah jalan keputusan di sini sudah selesai, tiba-tiba akan mengahabiskan uang negara, kasihan kan,” katanya.

Selain itu Nisan Radian juga mengutarakan, jika kedatangan pihaknya ke kantor DPRD Pamekasan lantaran ingin mengadu terkait kesewenang-wenangan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Proppo yang telah mencoret kliennya (Moh Rahem) dari daftar calon kepala desa di Desa Proppo.

"Jadi kami merasa diperlakukan tidak adil dalam proses Pilkades ini. Kami ingin minta ketegasan pihak Anggota Dewan terkait polemik ini," pintanya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved