Breaking News:

Berita Surabaya

Geng Jawara Kampung Beri Pengakuan Mengejutkan, Kapolres Surabaya Perintahkan Tindak Geng All Star

Geng Jawara Kampung Beri Pengakuan Mengejutkan ke Kapolrestabes Surabaya, Sandi Perintahkan Tindak Geng All Star

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho saat menginterogasi tersangka dari Anggota Geng Jawara Kampung, hasil Operasi Sikat Semeru 2019 yang digelar selama 16 - 27 September 2019, Rabu (9/10/2019). 

"Enggak ada, sudah kita cek tes urine hasilnya negatif," ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha, Kamis (3/10/2019).

Lanjut Giadi, aksi mereka juga tidak dipengaruhi oleh minuman beralkohol.

Dari sepuluh orang yang melakukan penyekapan dan penganiayaan itu mereka hanya ingin menunjukkan eksistensi geng mereka Kampung Jawara kepada rivalnya All Star.

Bahwa geng Kampung Jawara berhasil menculik anggota geng All Star dan menyekapnya selama beberapa hari di wilayah Menganti Gresik.

"Iya murni geng, hanya eksistensi," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat disekap, korban NF yang termasuk anggota geng All Star itu di foto dan di video dalam keadaan luka di bibir.

Selain itu, korban diminta untuk mengolok gengnya.

Setelah itu di unggah oleh para pelaku di media sosial.

Diunggah di grup Jawara Ladies.

Kemudian tersebar dan dilihat langsung oleh ayah korban saat mencari keberadaan anaknya yang tak kunjung pulang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved