Berita Malang

Orangtua Mengaku Tak Tahu Ada Kasus Motivator Tampar Siswa, Ungkap Anaknya Mimisan setelah Kejadian

Video mempelihatkan seorang motivator tampar sejumlah siswa di SMK Muhammadiyah Malang.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
macmillandictionaryblog.com
ilustrasi - Orangtua Mengaku Tak Tahu Ada Kasus Motivator Tampar Siswa, Ungkap Anaknya Mimisan setelah Kejadian 

Video mempelihatkan seorang motivator tampar sejumlah siswa di SMK 2 Muhammadiyah Malang

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Seorang motivator berinisial AS, sebelumnya diberitakan AP, diduga menampar sejumlah siswa di SMK 2 Muhammadiyah Malang.

AS tampak menampar sejumlah siswa di SMK 2 Muhammadiyah Malang secara bergilir di depan kelas.

Saat menampar, AS tampak mengungkapkan kata kasar kepada sejumlah siswa di SMK 2 Muhammadiyah Malang itu.

Viral di Facebook, Siswa SMK 2 Muhammadiyah Malang Ditampar Pria Diduga Motivator Secara Bergiliran

Epic, Spoiler Serial Komik One Piece Chapter 959, Kakek Luffy Turun Tangan dan Pesta di Onigashima

BREAKINGNEWS - Dikawal Tentara, Kejari Bangkalan Tangkap Notaris Terkenal Irwan Yudhianto

Kabarnya, kejadian kekerasan motivator tampar siswa di Kota Malang itu terjadi pada Kamis (17/10/2019). 

Kejadian itu kemudian direkam dalam sebuah video pendek dan tersebar di media sosial Facebook.

Pihak sekolah mengumpulkan siswa dan wali murid di aula sekolah setelah adanya kejadian itu, Jumat (18/10/2019).

"Anak saya gak cerita ada kejadian itu," kata M Sabar, wali murid yang anaknya jadi korban penamparan pada suryamalang.com (Grup TribunMadura.com) di aula sekolah.

"Saya tahunya saat ditelpon wali kelas untuk datang ke sekolah dan ada viral videonya," sambung dia.

Rektor Unair Ungkap Dampak Pelantikan Presiden dan Wapres Tak Berjalan Baik, Pengaruh di Mata Dunia

Ikuti Kegiatan Sekolah, Siswa TK Surabaya ini Malah Tewas Mengenaskan, Sang Ayah Kaget Saat Dibisiki

Ia menduga, anaknya malu dengan kejadian itu sehingga memutuskan untuk tidak cerita padanya.

Kata M Sabar, anaknya yang kini duduk di bangku kelas 10 itu, mengalami mimisan setelah kejadian tersebut.

"Kalau dari orangtua, menyerahkan saja ke kepolisian karena sudah ditangani," katanya.

Ia mengaku, tidak masalah jika mendidik anaknya, namun tidak dengan kekerasan.

Sebagai orang tua, ia mengaku sedih melihat anaknya diperlakukan seperti itu.

Cuplikan video siswa ditampar pria diduga motivator di Kota Malang
Cuplikan video siswa ditampar pria diduga motivator di Kota Malang (Facebook/Komunitas Peduli Malang Raya)

Pelajar SMP Alami Luka Memar di Tubuh, Dihajar Teman Sendiri karena Terlambat Kembalikan Motor

Nongkrong di Warung Kopi saat Jam Pelajaran, 15 Pelajar SMK Tuban Terjaring Razia Sayang Satpol PP

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Nurcholis menyatakan, baru pertama kali menggunakan jasa AS sebagai motivator.

"Yang ikut kegiatan motivasi usaha ada 125 siswa. Yaitu kelas 10-12 program keahlian TKJ dan Multimedia," jelas wanita yang akrab dipanggil Bu Nunung itu.

Menurutnya, banyak sekolah di Kota Malang memakai jasa AS sebagai motivator.

"Tapi yang terjadi kemarin di luar kendali. Harusnya Pak AS juga bisa mengendalikan diri," jawabnya.

Ia mengaku sudah memaafkan tindakan AS sebagai pribadi.

Jalani Visum, Pemeran Wanita dalam Video Dewasa Pelajar SMK Tuban Mengalami Kerusakan Organ Intim

Polres Tuban Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Video Dewasa Pelajar SMK Tuban yang Viral di Facebook

Namun, sebagai lembaga,kata dia,  tentu ada penyelesaikan sendiri.

Video viral itu direkam oleh siswa yang ikut kegiatan motivasi itu.

"Saya tidak menyalahkan siswa saya yang merekam video itu," jelasnya.

Dari kepolisian juga sudah meminta keterangan siswa yang jadi korban penamparan motivator.

"Semalam dipanggil 10 siswa. Tapi yang bisa datang ada 8," jelas salah satu siswa korban. (Sylvianita Widyawati)

Pemkab Madiun Bangun Tugu Genie Pelajar atau TGP, Tunjukan Madiun Tempat Perjuangan Para Pahlawan

Anggota TNI Tewas Terpelanting ke Aspal Hantam Motor Honda Beat yang Dikendarai Kakek Pembagi Nasi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved