Berita Gresik

Cari Pakan Burung di Sawah, Pria ini Kaget Temukan Mayat Membusuk, Tubuh Korban Keluarkan Belatung

Rudi Sugianto awalnya datang ke sawah untuk mencari pakan burung dari keranggang di pohon mangga.

Penulis: Soegiyono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
pinterest.com
Ilustrasi - Cari Pakan Burung di Sawah, Pria ini Kaget Temukan Mayat Membusuk, Tubuh Korban Keluarkan Belatung 

Rudi Sugianto awalnya datang ke sawah untuk mencari pakan burung dari keranggang di pohon mangga

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Sama seperti hari biasanya, Rudi Sugianto pergi ke sawah di Dusun Gluran, Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Senin (4/11/2019) siang.

Rudi Sugianto saat itu pergi ke sawah untuk mencari pakan burung dari keranggang di pohon mangga.

Namun, sesaat akan mencari pakan burung, Rudi Sugianto justru menemukan sesosok mayat.

Begal Sadis Divonis 15 Tahun Penjara, Tangis Sang Ibu Pecah, Tak Ada yang Meringankan Terdakwa

Kamar Kos Jadi Andalan Pesta SPG Bersama Temannya, Ngaku Sudah Setahun Demi Stamina Bekerja

Mayat yang diketahui bernama Kemat (56), warga Dusun Munggu, Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng.

Kala itu, saksi tiba-tiba melihat seorang laki-laki terlentang dengan menggunakan baju batik warna coklat dan celana pendek warna abu-abu.

Orang tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia dan mengeluarkan belatung dan bau tidak sedap.

Diduga, mayat sudah meninggal dunia beberapa hari.

Kemudian, saksi melaporkan temuan mayat itu ke perangkat desa dan dilaporkan ke Polsek Benjeng.

Ayah dan Anak di Bangkalan Ditangkap Karena Jual Sabu, Kasusnya Sampai Buat Kapolres Menghela Napas

Janda di Surabaya Ditipu Kekasihnya Agar Jual Narkoba untuk Beli Obat, Padahal Idap Penyakit Dalam

"Dari laporan warga tersebut, anggota Polsek langsung ke lokasi dengan koordinasi pihak petugas kesehatan," kata Kapolsek Benjeng, AKP Lukman, Selasa (5/11/2019).

Bersadar pemeriksaan sementara, tidak ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh jenazah tersebut.

Sehingga, pihak keluarga menerima temuan mayat tersebut sebagai musibah.

"Hasil dari pemeriksaan pada tubuh jenazah tersebut, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan," ungkap AKP Lukman.

Pengendara Motor Dominasi Kasus Pelanggaran Lalu Lintas Selama Operasi Zebra Semeru di Pamekasan

"Sehingga pihak keluarga menerima temuan jenazah tersebut sebagai musibah," smabung dia.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved