Breaking News:

Berita Pamekasan

Pengendara Motor Dominasi Kasus Pelanggaran Lalu Lintas Selama Operasi Zebra Semeru di Pamekasan

Ribuan pengendara terjaring razia Operasi Zebra Semeru 2019 Satlantas Polres Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Personel kepolisian Satlantas Polres Pamekasan tilang pelanggar lalu lintas di area Taman Monumen Arek Lancor, Selasa (5/11/2019). 

Ribuan pengendara terjaring razia Operasi Zebra Semeru 2019 Satlantas Polres Pamekasan

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Satlantas Polres Pamekasan menindak 3.706 pelanggar lalu lintas selama penyelenggaraan Operasi Zebra Semeru 2019.

Operasi Zebra Semeru 2019 di Kabupaten Pamekasan dilakukan selama 14 hari, yakni mulai 23 Oktober - 5 November 2019.

Jumlah pelanggar yang ditilang Satlantas Polres Pamekasan pada Operasi Zebra Semeru 2019 terdiri dari berbagai jenis pelanggaran.

Begal Sadis Divonis 15 Tahun Penjara, Tangis Sang Ibu Pecah, Tak Ada yang Meringankan Terdakwa

Karangan Bunga Berjejer di Depan SDN Gentong Pasuruan, Dari Nadiem Makarim hingga Gubernur Khofifah

Pelanggaran itu di antaranya, 945 tidak memakai helm SNI, 279 melawan arus, 82 menggunakan HP saat berkendara, dan 126 pengendara di bawah umur.

Lalu, ada 127 tidak memakai safety belt, 1.157 tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, dan 990 pelanggaran lain-lain.

Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Didik Sugiarto mengatakan, pelanggar lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan sepeda motor, yakni sebanyak 3.279 pelanggar.

AKP Didik Sugiarto mengungkapkan, jenis pekerjaan pelanggar lalu lintas masih didominasi karyawan swasta, yakni sebanyak 1.725 pelanggar.

Kapolres Pamekasan Pindah Tugas, AKBP Teguh Wibowo Kunjungi Sejumlah Ulama dan Ponpes untuk Pamitan

"Kalau mengenai usia pelanggar terbanyak adalah usia produktif, mulai usia 26-30 tahun sebanyak 1.848 pelanggar," kata AKP Didik Sugiarto kepada TribunMadura.com, Rabu (6/11/2019).

Lebih lanjut, AKP Didik Sugiarto mengimbau, bagi para pengguna jalan, diharapkan untuk mempersiapkan surat-surat kelengkapan berkendara, seperti SIM dan STNK sebelum bepergian.

Di jalan raya, kata dia, pengendara diharapkan mematuhi peraturan lalu lintas dan budayakan sopan santun serta etika berlalu lintas dengan baik.

"Mari utamakan keselamatan baik diri anda maupun pengguna jalan yang lain," ucap AKP Didik Sugiarto.

"Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan, karena kecelakaan itu berawal dari pelanggaran," imbaunya.

Ayah dan Anak di Bangkalan Ditangkap Karena Jual Sabu, Kasusnya Sampai Buat Kapolres Menghela Napas

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved