Berita Bojonegoro

Modus Komplotan Pembobol Uang Nasabah Bank di Bojonegoro Terungkap, Pelaku Dapat Hadiah Timah Panas

komplotan pembobol pencurian uang nasabah bank di Kabupaten Bojonegoro dilumpuhkan polisi.

Modus Komplotan Pembobol Uang Nasabah Bank di Bojonegoro Terungkap, Pelaku Dapat Hadiah Timah Panas
Dok Humas Polres Bojonegoro
Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli saat menunjukkan barang bukti yang digunakan komplotan pelaku pembobol uang nasabah bank, Selasa (19/11/2019). 

Komplotan pembobol pencurian uang nasabah bank di Kabupaten Bojonegoro dilumpuhkan polisi

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Anggota Satreskrim Polres Bojonegoro melumpuhkan komplotan pembobol pencurian uang nasabah bank.

Dua dari empat pelaku pembobol pencurian uang nasabah bank terpaksa dilumpuhkan karena melawan.

Sedangkan dua lainnya melarikan diri hingga akhirnya ditetapkan daftar pencarian orang (DPO).

6 Wanita Muda di Pamekasan Tidur Sekamar di Kos Pria saat Satpol PP Gelar Razia, Inilah yang Terjadi

Hamil Duluan Korban Perbuatan Pria Dewasa, Sebanyak 23 Gadis Muda Kota Kediri Gelar Pernikahan Dini

Bobol Warung Kopi, Pelayan Warung Nasi Rawon Bawa Kabur Sejumlah Ponsel hingga Tabung Elpiji

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengatakan, identitas keempat pelaku yaitu Erwin (37), Ahmad Hanafi (45), Husen (45), dan Sofyan (25), warga Sumatera Selatan.

Menurut AKBP Ary Fadli, mereka melakukan aksinya pada 5 November lalu, untuk korbannya adalah Dian Bagus (30), warga Kabupaten Bojonegoro yang tak lain merupakan nasabah bank.

Usai membobol uang nasabah senilai Rp 170 juta yang disimpan di dalam mobil, keempat pelaku langsung kabur ke Kota Surabaya menginap di salah satu hotel.

"Saat akan ditangkap kedua pelaku melawan, hingga akhirnya kita tembak," kata AKBP Ary Fadli, Selasa (19/11/2019).

"Dua lainnya kabur kita tetapkan DPO," sambung dia.

Tak Punya Banyak Uang, Pedagang Gorengan dan Penjual Sayur Bobol Rumah Warga untuk Beli Sabu

Boncengan Pakai Motor Honda Grand, Dua Sekawan di Malang Sepakat Bobol Rumah Kosong 

AKBP Ary Fadli menjelaskan, untuk yang ditembak kakinya yaitu Erwin dan Ahmad Hanafi yang keduanya ini residivis.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved