Berita Jember

Angin Kencang dan Angin Puting Beliung Melanda Jember, Puluhan Bangunan Rusak Ditimpa Pohon Tumbang

Puluhan bangunan di Kabupaten Jember rusak akibat angin kencang dan angin puting beliung.

Angin Kencang dan Angin Puting Beliung Melanda Jember, Puluhan Bangunan Rusak Ditimpa Pohon Tumbang
Dok BPBD Jember
Personel BPBD Jember saat membersihkan puing-puing dahan pohon yang roboh, Senin (9/12/2019). 

Puluhan bangunan di Kabupaten Jember rusak akibat angin kencang dan angin puting beliung

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Puluhan bangunan rusak akibat angin kencang dan angin puting beliung yang melanda Kabupaten Jember, Senin (9/12/2019).

Data dari BPBD Jember yang dikirimkan kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), ada 15 bangunan yang rusak akibat bencana tersebut. 

Rincian ke-15 bangunan itu adalah sembilan rumah rusak ringan, dan satu ruma rusak sedang.

Bikin Video Janda Madura Tanpa Busana, Wanita Kecamatan Batuputih Sumenep ini Terjerat UU Pornografi

Viral di Facebook, Video Kelompok Siswi SMA Diduga Mau Pesta Miras, Ada yang Cuma Pakai Tank Top

Satu Kompi Personel Polres Bangkalan Diterjunkan untuk Bersih-Bersih Kawasan Akses Jembatan Suramadu

Lalu, ada satu fasilitas kesehatan (Pustu Antirogo) rusak ringan, dua tempat usaha rusak ringan, dan satu sekolah (SDN Antirogo 2) rusak ringan.

Selain sejumlah pohon tumbang, BPBD Jember juga mendapatkan laporan satu titik tanah longsor di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang.

Daerah terdampak angin itu tersebar di lima kecamatan, enam desa, dan kelurahan.

Lima tempat itu, adalah Jl Raya Nasional di Kecamatan Tanggul, Desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji, Desa Dukuh Mencek Kecamatan Sukorambi.

Kemudian, ada Kelurahan Slawu Kecamatan Patrang, Kelurahan Tegalgede dan Antirogo Kecamatan Sumbersari.

"Saat ini mengecek lokasi tanah longsor, juga mendistribuskan bantuan," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Heru Widagdo, Selasa (10/12/2019).

BPBD Kota Madiun Aktifkan Alat Peringatan Dini Banjir di Sungai yang Rawan Meluap saat Musim Hujan

Fakta-Fakta Menarik Terjadinya Fenomena Hujan Es, Ternyata Durasinya Paling Lama 10 Menit Saja

"Tim Jitu Pasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) juga sedang mendata kerugian akibat angin kemarin," sambung dia.

Dalam peristiwa kemarin, satu orang di Kelurahan Tegalgede juga terluka ringan.

Kerusakan rumah terjadi di Kelurahan Tegalgede (enam rumah), dan Kelurahan Antirogo (empat rumah).

Di dua kelurahan ini, kerusakan bangunan paling banyak karena terjadi angin puting beliung.

Karenanya, Heru Widagdo terus mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai masa transisi musim kemarau ke musim penghujan yang ditandai angin kencang dan angin puting beliung.

BREAKING NEWS - Kota Malang Dilanda Hujan Es, Warga Ramai-Ramai Berbagi Pengalaman di Twitter

Shelter dan Sarana Peribadatan Siap Dibangun Pemprov Jatim di Kawasan Penanjakan Gunung Bromo

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved