Jalan Antardesa di Pamekasan Longsor

Jalan Penghubung Antardesa di Pamekasan Belum Bisa Dilewati Kendaraan R4 Meski sudah Ditanggulangi

Jalan penghubung dua desa di Kecamatan Waru itu sempat ambles setelah hujan deras menerjang wilayah setempat.

Jalan Penghubung Antardesa di Pamekasan Belum Bisa Dilewati Kendaraan R4 Meski sudah Ditanggulangi
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Perbaikan dan penimbunan kembali jalan yang menghubungkan dua desa di Dusun Dhuwe Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/1/2020). 

Jalan penghubung dua desa di Kecamatan Waru itu sempat ambles setelah hujan deras menerjang wilayah setempat

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Meski sudah ditanggulangi, jalan penghubung dua desa di Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan masih belum bisa dilewati sembarang kendaraan.

Saat ini, jalan penghubung Dusun Duwek Raja dengan Dusun Lembanah hanya bisa dilewati sepeda motor saja.

Bati Komsos Koramil 10 Waru, Serma Johan Arif mengatakan, mobil masih belum bisa melewati akses jalan tersebut.

Persebaya Gelar Latihan di Lapangan Polda Jatim Tanpa Kehadiran Sosok Osvaldo Haay, Pertanda Apa?

Sempat Terputus Akibat Longsor, Jalan Antardesa di Kecamatan Waru Pamekasan Sudah Bisa Dilewati

BREAKING NEWS - 5 Jam Diguyur Hujan Deras, Jalan Antardesa di Pamekasan Ambles dan Longsor

Serma Johan Arif menuturkan, mobil dan kendaraan berat lainnya dikhawatirkan membuat jalan penghubung yang sempat longsor itu kembali ambles.

"Untuk sepeda motor bisa lewat kalau mobil belum," kata Serma Johan Arif kepada TribunMadura.com melalu via telepon, Selasa (14/1/2020).

Serma Johan Arif mengutarakan, Kepala Desa Waru Barat saat ini masih memesan batu gunung dan sertu.

Batu gunung dan sertu itu, kaya dia, untuk keperluan penimbunan terhadap akses jalan yang ambles tersebut.

Namun, untuk bagian samping jalan, kata dia, sudah ditata susunan batu gunung supaya tidak terjadi longsor kembali.

Anggota Polsek Waru dan Personel Koramil 10/0826 Waru berserta masyarakat setempat saat melakukan perbaikan dan penimbunan kembali jalan longsor yang menghubungkan dua desa di Dusun Dhuwe’ Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/1/2020).
Anggota Polsek Waru dan Personel Koramil 10/0826 Waru berserta masyarakat setempat saat melakukan perbaikan dan penimbunan kembali jalan longsor yang menghubungkan dua desa di Dusun Dhuwe’ Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/1/2020). (TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN)

Penyebab Krisis Air Bersih di Kota Malang, PDAM Ungkap Kronologi Kejadian Bocornya Pipa Transmisi

Rencana Terdekat Nur Ahmad Syaifuddin setelah Ditunjuk Jadi Plt Bupati Sidoarjo, Singgung Proyek RS

"Jadi ini yang ambles Jalan Desa Waru Barat yang menghubungkan Dusun Duwek Raja dengan Dusun Lembanah Desa Waru Timur," katanya.

"Jalan ini ambles akibat lamanya hujan deras yanng mengguyur wilayah setempat," ujarnya.

Ia berharap, warga setempat berhati-hati saat melewati jalan antardesa itu.

"Saya berharap warga setempat untuk berhati-hati yang ingin lewat di jalan tersebut," kata dia.

"Serta mari saling waspada dan siaga dengan adanya bencana alam memasuki musim hujan saat ini," imbaunya.

Rekomendasi Kuliner Enak di Kota Malang, Cobain Es Santan 68 yang Populer Sejak Tahun 1968

Ketagihan Main Game Online, Pemuda di Surabaya Rampas Ponsel Bocah 12 Tahun, Modusnya Mengejutkan

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved