Berita Sumenep
Konflik Internal DPRD Sumenep Memanas, Ketua Fraksi PKB Tanggapi Santai, 'Itu Urusan Mereka'
Konflik internal DPRD Sumenep berawal saat Abdul Hamid Ali Munir diduga telah menyalahi hak keuangan saat perjalanan dinas ke Jakarta.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Konflik internal DPRD Sumenep berawal saat Abdul Hamid Ali Munir diduga telah menyalahi hak keuangan saat perjalanan dinas ke Jakarta
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Konflik internal DPRD Sumenep terus menjadi persoalan.
Konflik internal berawal dari kisruh Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir dengan Fraksi PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.
Abdul Hamid Ali Munir diduga telah menyalahi hak keuangan saat perjalanan dinas ke Jakarta oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan Zainal Arifin dan Fraksi Partai Demokrat, Ahmad Jazuli.
• Diduga Selewengkan Dana Perjalanan Dinas, Ketua DPRD Sumenep Dilaporkan Ketua Fraksi ke Kejaksaan
• Ketua DPRD Sumenep Bantah Potong Dana Alokasi Perjalanan Dinas, Abdul Hamid Ali Munir: Tidak Benar
• Ketua DPRD Sumenep Diduga Sunat Dana Alokasi Perjalanan Dinas, Terancam Dilaporkan ke Kejaksaan
Bahkan, Zainal Arifin dan Ahmad Jasuli telah membawa persoalan ini ke kantor Kejaksaan Negeri Sumenep, Jumat (21/2/2020) lalu.
Keduanya menyoroti politisi PKB di internal DPRD Sumenep ini sudah terdengar pada Ketua DPC PKB Sumenep, Imam Hasyim.
Catatan TribunMadura.com, kisruh internal DPRD Sumenep berawal dari pemilihan pembentukan anggota Badan Kehormatan (BK) dalam paripurna tertutup pada Rabu (19/2/2020).
Saat itu, Abdul Hamid Ali Munir diancam akan dilaporkan oleh Zainal Arifin dan Ahmad Jazuli karena diduga berniat akan memperkaya diri dengan mengambil biaya uang hotel 30 persen dari Rp 17 juta.
"Yang ada hubungannya dengan anggota dewan, silakan ke fraksi," kata Ketua DPC PKB Sumenep, Imam Hasyim, Kamis (27/2/2020).
• Kisah Pilu Pelajar di Kupang Timur Aniaya Ibu Kandung, Naik Pitam hanya Karena Baju Belum Disiapkan
• Kapolres AKBP Djoko Lestari Apresiasi Gerakan Pamekasan Bersholawat, Ungkap Harapannya untuk Warga
Dikonfirmasi Ketua Fraksi PKB DPRD Sumenep, M Muhri mengaku sudah tidak ada persoalan.
"Diinternal PKB tidak ada masalah, kalau kemudian orang lain mempermasalahkan silahkan (F - PDI P dan Demokrat)," kata M Muhri.
Disinggung terkait ancaman pelaporan Zainal Arifin dan Ahmad Jasuli, M Muhri hanya merespon dengan santai.
"Wong mereka tidak melapor, hanya datang ke Kejaksaan," kata dia.
"Laporan balik itu kalau ada laporan. Kita di fraksi PKB tak ada masalah," tambahnya.
"Kalau orang lain menganggap itu masalah, ya itu urusan mereka," terangnya.
• Tak Terungkap dalam Drama Korea Crash Landing on You, Hyun Bin Sempat Alami Kelelahan hingga Sakit
• Manfaat Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur, Ampuh Beri Ketenangan dari Gangguan Jin dan Syaitan