Breaking News:

Penangkapan Teller Bank di Sumenep

Teller Bank BUMN di Sumenep Terjerat Kasus Korupsi Uang Nasabah, 23 Orang Saksi Diperiksa Kejaksaan

Sebanyak 23 orang saksi diperiksa tim penyidik Kejaksaan Negeri Sumenep dalam pengungkapan kasus tindak pidana korupsi uang nasabah bank BUMN.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Gedung Kejaksaan Negeri Sumenep, Jalan KH Mansyur, Kabupaten Sumenep, Selasa (12/2/2019). 

Sebanyak 23 orang saksi diperiksa tim penyidik Kejaksaan Negeri Sumenep dalam pengungkapan kasus tindak pidana korupsi uang nasabah bank BUMN

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Tim penyidik Kejaksaan Negeri Sumenep memeriksa 23 orang saksi dalam pengungkapan kasus tindak pidana korupsi uang nasabah bank BUMN di Kabupaten Sumenep.

Dari 23 saksi yang dipanggil, 12 orang di antaranya dari unsur nasabah dan sisanya dari pejabat bank BUMN tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Djamaluddin mengatakan dari 23 orang saksi ini diantaranya, 12 orang dari unsur nasabah dan sisanya dari pejabat bank BUMN.

BREAKING NEWS - Oknum Teller Bank di Sumenep Madura Ditangkap Kejaksaan Negeri Sumenep

Teller Bank Tersangka Kasus Korupsi Uang Nasabah Rp 800 Juta Kini Ditahan di Rutan Klas IIB Sumenep

Oknum Teller Bank BUMN di Sumenep Dijerat Pasal Korupsi, Gondol Uang Dana Nasabah Rp 800 Juta

Penangkapan teller bank BUMN di Kabupaten Sumenep, Selasa (10/3/2020).
Penangkapan teller bank BUMN di Kabupaten Sumenep, Selasa (10/3/2020). (TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA)

"Tim penyidik Kejaksaan Negeri Sumenep sudah melakukan pemeriksa 23 orang saksi," kata Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Djamaluddin, Selasa (10/3/2020).

"Mereka terdiri dari 12 orang nasabah dan sisanya dari pejabat bank," sambung dia.

Djamaluddin enggan menjelaskan lebih detail nama bank tempat bekerja teller itu.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sumenep menangkap seorang teller bank BUMN di Kabupaten Sumenep berinial MH (36).

Teller bank BUMN itu diduga melakukan tindak pidana korupsi uang nasabah sebesar Rp 800 juta.

Akibat kasus itu, tersangka dijerat UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana.

Kini, tersangka ditahan di Rutan Klas IIB Sumenep.

Tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Rutan Klas IIB Sumenep
Rutan Klas IIB Sumenep (TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA)

Secarik Surat Wasiat Ditemukan di Lokasi Penemuan Mayat Pasangan Suami Istri di Malang: Sepurane Le

Barang Dagangannya Belum Laku ke Pembeli, Pengedar Sabu asal Sokobanah Sampang Ditangkap Polisi

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved