Berita Sampang

Barang Dagangannya Belum Laku ke Pembeli, Pengedar Sabu asal Sokobanah Sampang Ditangkap Polisi

Polres Sampang menyita setengah kilogram sabu dari kedua tersangka pengedar sabu asal Kecamatan Sokobanah.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Dua pengedar sabu asal Kecamatan Sokobanah di Polres sampang, Selasa (10/3/2020). 

Polres Sampang menyita setengah kilogram sabu dari kedua tersangka pengedar sabu asal Kecamatan Sokobanah

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Dua pria asal Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, diringkus anggota Polres Sampang.

Kedua warga Kecamatan Sokobanah yang ditangkap itu masing-masing bernama Umar (44) dan Syaifudin (36).

Mereka ditangkap Polres Sampang setelah menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Reaksi Taeyeon Girls Generation saat Tahu Sang Ayah Meninggal, SM Entertainment Ungkap Keadaannya

Harga Oppo di Bulan Maret 2020, dari Oppo A5 Hingga Oppo Reno, Juga Spesifikasi Apik Oppo Find X2

Sanksi dan Hukuman Menunggu Kepala Desa di Sampang yang Terbukti Tak Tepat Gunakan Dana Desa

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, keduanya baru menjadi pengedar sabu.

Bahkan, kata AKBP Didit Bambang Wibowo, keduanya ditangkap polisi sebelum menjual sabunya ke para konsumen.

Meski keduanya merupakan pemain baru, Polres Sampang menyita sabu yang beratnya mencapai setengah kilogram.

“Barang yang akan hendak diedarkan oleh kedua pelaku sebanyak lima buah plastik bening yang memiliki berat keseluruhan sekitar 500,42 gram,” ujar AKBP Didit Bambang Wibowo kepada TribunMadura.com, Selasa (10/3/2020).

AKBP Didit Bambang Wibowo menuturkan, kedua pelaku ditangkap tanpa adanya perlawanan.

Saat itu, kedua tersangka sedang duduk santai berdua di halaman rumah milik Syaifuddin.

Kemudian saat melakukan pengeledahan, barang haram seberat setengah kilogram tersebut ditemukan di lemari baju yang terletak di kamar Syaifuddin.

BREAKING NEWS - Oknum Teller Bank di Sumenep Madura Ditangkap Kejaksaan Negeri Sumenep

Bea Cukai Madura Ajak Disperindag Pamekasan Kolaborasi Tingkatkan Ekspor Komoditas IKM di Madura

“Dengan sejumlah barang berjenis sabu itu kedua pelaku akan meraup keuntungan kurang lebih setengah miliar,” terang AKBP Didit Bambang Wibowo.

Kedua tersangka disangkakan pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 subs pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009.

“Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 10 miliar,” tegasnya.

KBO Satresnarkoba Polres Sampang Ipda Edi Eko Purnomo menyampaikan, barang dengan berat sekitar setengah kilogram itu mereka dapatkan dari seseorang yang enggan disampaikan oleh pihaknya.

“Mereka dapatkan dari seseorang yang saat ini masih berstatus DPO dan kami masih melakukan pengejaran,” tuturnya.

Sedangkan untuk barang bukti selain sabu yang diamankan dari kedua pelaku berupa dua unit ponsel di antaranya, Samsung model SM-J320G warna hitam kombinasi putih dan Nokia model TA-1034 warna hitam.

“Kedua pelaku menggunakan handphone tersebut untuk mengambil barangnya,” tutupnya.

PT Persebaya Indonesia Menang Gugatan Wisma Persebaya, Teriakan Wani Menggema di Ruang Sidang PN

Bea Cukai Madura Ajak Disperindag Pamekasan Kolaborasi Tingkatkan Ekspor Komoditas IKM di Madura

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved