Berita Sampang

Sanksi dan Hukuman Menunggu Kepala Desa di Sampang yang Terbukti Tak Tepat Gunakan Dana Desa

Sanksi dan hukuman menunggu Kepala Desa di Kabupaten Sampang yang terbukti curang dalam penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDI
Ilustrasi - Sanksi dan Hukuman Menunggu Kepala Desa di Sampang yang Terbukti Tak Tepat Gunakan Dana Desa 

Sanksi dan hukuman menunggu Kepala Desa di Kabupaten Sampang yang terbukti curang dalam penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD)

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Para Kepala Desa di Kabupaten Sampang diimbau tidak main-main dalam memfungsikan dana desa yang setiap tahunnya selalu meningkat.

Ada sanksi dan hukuman yang menunggu jika Kepala Desa di Kabupaten Sampang terbukti melakukan kecurangan dalam mempergunakan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Kami akan bertindak sesuai dengan tanggung jawab, dengan penindakan proses hukum jika terdapat bukti melakukan pelanggaran dalam penggunan DD dan ADD,” kata Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo, Selasa (10/3/2020).

BREAKING NEWS - Oknum Teller Bank di Sumenep Madura Ditangkap Kejaksaan Negeri Sumenep

Dana Desa di Sampang Naik Setiap Tahun, Kades Diharapkan Bisa Kembangkan Wilayah Pemerintahannya

Pengajuan Dana Desa 2020 Tahap Pertama Berakhir Maret, Sejumlah Desa di Sampang Terancam Sanksi

AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, dana dan aset desa harus diverifikasi dengan jelas agar penggunaannya sesuai dengan laporan keuangan yang dimiliki.

“Penggunaan DD dan ADD harus disesuaikan dengan pelaksanaannya dan dilengkapi dengan bukti dokumen mulai dari stempel, kwitansi dan yang lainnya,” ujarnya.

Untuk meminimalisir adanya kecurangan dalam penggunaan DD dan ADD, AKBP Didit Bambang Wibowo mengaku, pihaknya melakukan sosialisasi agar Kepala Desa menggunakan anggaran demi pengembangan desa.

“Kami akan berkomitmen untuk menjaga Kabupaten Sampang agar selalu aman dan berkembang seperti yang disampaikan oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi,” ucap AKBP Didit Bambang Wibowo.

Untuk diketahui, anggaran yang dikucurkan kepada seluruh pemerintahan desa tahun ini di Kabupaten Sampang terus mengalami kenaikan, terhitung dari dua tahun sebelumnya.

Catatan DPMD Sampang, Dana Desa pada tahun 2018 sebesar Rp 179.206.655.000 dan Alokasi Dana Desa Rp 89.064.000.000.

Sementara pada dahun 2019, besaran DD senilai Rp. 232.543.589.000 dan ADD Rp. 94.029.837.000.

Lalu, pada tahun 2020 DD, DD sebesar Rp. 233.187.661.000 dan ADD sebesar Rp. 94.449.560.000.

Cara Menghilangkan Panu yang Menempel di Kulit Tubuh, Pakai 4 Bahan Ampuh ini untuk Mengusirnya

Sengketa Wisma Persebaya Dimenangkan PT Persebaya Indonesia, Pemkot Surabaya Pastikan Ajukan Banding

Kapolsek Pamekasan AKP Puryanto Dimutasi, Sosok Penggantinya Pernah Jabat Kapolsek Galis Bangkalan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved