Breaking News:

Berita Pamekasan

PLN UID Jatim Bersama 210 Personel Yantek Tingkatkan Keandalan Listrik di Madura

Kegiatan Grebek penyulang gabungan dilaksanakan dalam rangka 'Bakti Penyulang Galis dan Birem' untuk meningkatkan keandalan kelistrikan di Madura.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Personel PLN UP3 Pamekasan, Madura saat melakukan pemangkasan pohon di area Monumen Arek Lancor, Rabu (11/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Grebek Penyulang Gabungan digelar oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kabupaten Pamekasan, Madura bekerjasama dengan UP3 Metropolis (UP3 Surabaya Selatan, UP3 Surabaya Barat, UP3 Surabaya Utara, UP3 Sidoarjo, dan UP3 Gresik), Rabu (11/3/2020).

Kegiatan Grebek penyulang gabungan dilaksanakan dalam rangka 'Bakti Penyulang Galis dan Birem' untuk meningkatkan keandalan kelistrikan di Madura.

Klaim Bersih dari Corona, Korea Utara Diam-diam Minta Alat Tes Virus Corona ke Rusia untuk 7000 Jiwa

Hendak Masuk Kelas untuk Kuliah, Januari Lupa Cabut Kunci Motor, Honda Scoopy Raib Digondol Maling

Eks Stopper Martapura Jadi Rekrutan Terakhir Arema FC Sebelum Bursa Transfer Liga 1 2020 Ditutup

Grebek Penyulang Gabungan diadakan sejak tanggal 10 Maret hingga 14 Maret 2020

Dan diikuti oleh 210 personel Yantek, 7 pengawas K3 dengan 22 unit kendaraan hilux, 7 unit kendaraan truk, 5 unit kendaraan skylift, dan peralatan pendukung lainnya.

Saat prosesi grebek penyulang akan dimulai, dihadiri oleh Senior Manager Distribusi PLN UID Jawa Timur, Adriansyah.

Selain itu, juga dihadiri oleh Manager Pengendalian Sistem Operasi PLN UID Jawa Timur, Dasih Listyanto, Manager PLN UP3 Pamekasan, Firman Raharja, Manager Bagian Jaringan PLN UP3 Pamekasan, 5 Manager Unit Layanan Pelanggan di lingkungan UP3 Pamekasan dan Manager Area Layanan Haleyora Power.

Senior Manager Distribusi PLN UID Jawa Timur, Adriansyah mengatakan, Grebek Penyulang Gabungan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan, terutama di Madura.

Oleh karena itu, kata dia, hal ini menjadi bentuk perhatian bersama terutama dalam penanganan Right Of Way (Row).

Adriansyah juga menjelaskan, penanganan ROW telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada SUTT, SUTET dan SUTT Arus Searah untuk Penyaluran Tenaga Listrik.

2 Pasien Covid-19 di Indonesia Negatif Virus Corona, Bisakah Pasien yang Sembuh Terinfeksi Lagi?

Dari 27 Pasien Virus Corona di Indonesia, Ada Satu Pasien yang Misterius dan Memunculkan Tanda Tanya

Teller Bank BUMN di Sumenep Gelapkan Dana Nasabah RP 800 Juta, Kejaksaan Enggan Sebut Nama Bank

Penanganan ROW ini, kata dia, dilakukan untuk mengamankan jaringan listrik ke masyarakat.

"Salah satu yang belum terbebas dari ROW adalah pepohonan yang berada di sekitar tiang listrik," katanya kepada TribunMadura.com.

Adriansyah melanjutkan, pepohonan yang berada di sekitar tiang listrik, saat ini perlu dilakukan pemangkasan dan penebangan karena sudah melewati jarak batas aman.

Oleh karena itu, dalam kegiatan ini, pihaknya menargetkan operasi di lima penyulang.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved