Wabah Virus Corona
Kampus Universitas Brawijaya Gelar Ujian Tengah Semester Tanpa Tatap Muka, Antisipasi Virus Corona
Beredar pesan berantai di WhatsApp jika ada mahasiswa kampus Universitas Brawijaya terpapar virus corona.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Beredar pesan berantai di WhatsApp jika ada mahasiswa kampus Universitas Brawijaya terpapar virus corona
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kampus Universitas Brawijaya membantah kabar adanya lockdown Fakultas Teknik karena virus corona.
Universitas Brawijaya hanya akan menerapkan take home exam atau ujian tengah semester (UTS) tanpa tatap muka untuk mengantisipasi penularan virus corona.
"Kami tidak me-lockdown FT," kata Rektor Universitas Brawijaya, Nuhfil Hanani, Sabtu, (15/3/2020).
• Keadaan Menhub Budi Karya Sumadi setelah Dinyatakan Positif Virus Corona Diungkap Mensesneg Pratikno
• Ketum PSSI Ungkap Batas Waktu Penghentian Sementara Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 Karena Virus Corona
• Menhub Budi Karya Sumadi Positif Virus Corona, Tugasnya Sementara Digantikan Menteri Luhut Panjaitan
"Hanya saja ada usulan untuk ujian online dari Satgas Covid. Tapi keputusan apakah jadi ujian online masih akan diputus Senin," sambung dia.
Menurut dia, mahasiswa FT yang disebut suspect corona juga belum dapat dipastikan.
Mahasiswa itu, kata dia, sedang menjalani tes apakah positif virus corona atau tidak.
"Kecurigaan timbul karena ayahnya meninggal karena diduga corona," ungkap dia.
"Tapi hasilnya negatif. Begitu juga ibu yang merawat," jelas dia.
Sampai saat ini, kata Nuhfil, Universitas Brawijaya tetap menyelenggarakan aktivitas akademik seperti biasa.

Kampus FT Universitas Brawijaya juga tetap dibuka seperti sebelumnya.
"Tidak ada isolasi atau semacamnya. semua masih normal," tegasnya.
Sebelumnya, beredar pesan berantai di grup WhatsApp tentang penutupan kampus FT Universitas Brawijaya karena virus corona.
Penutupan itu disebut berasal dari seorang dosen di FT Universitas Brawijaya.
Namun, hingga saat ini, belum dapat dipastikan kebenaran tentang pesan berantai yang telah tersebar.