Breaking News:

Berita Sampang

Bawa Senjata Tajam Celurit saat Bepergian, Tiga Petani di Sampang Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Tiga petani di Kabupaten Sampang diringkus polisi saat perjalanan pulang ke rumah masing-masing.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Tiga petani di Kabupaten Sampang yang diringkus Polres Sampang, Selasa (24/3/2020). 

Tiga petani di Kabupaten Sampang diringkus polisi saat perjalanan pulang ke rumah masing-masing

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Tiga petani di Kabupaten Sampang diringkus Polres Sampang.

Penyebabnya, mereka ketahuan membawa senjata tajam (sajam) saat berpergian.

Tiga petani yang ditangkap itu masing-masing bernama Bakir (39), Busar (45) warga Desa Pandiangan Kecamatan Robatal.

Masker & Hand Sanitizer Langka di Pamekasan, Driver Ojol Ingin Pemkab Bagikan Alat Kesehatan Gratis

Sembilan Warga Sampang Ditangkap Polisi Karena Penyalahgunaan Sabu, 9.07 Gram Barang Bukti Disita

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sampang Tutup Semua Pelayanan Sementara Waktu Karena Virus Corona

Kemudian, ada Fausi (41) warga Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Ketiganya ditangkap jajaran Polres Sampang saat mengendarai minibus dari arah perkotaan Kabupaten Sampang, Jumat (20/3/2020) petang.

Mereka ketahuan membawa senjata tajam saat polisi menggelar Operasi Cipta Kondisi di Jalan Raya Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, tepatnya di depan Mapolres Robatal.

Polisi menemukan  satu sajam berjenis celurit yang disimpan di pinggang sebelah kiri baju sang sopir.

"Berikutnya kami juga menemukan dua sajam berjenis celurit dan parang yang disimpan di sebelah porseneleng kendaraannya," kata Wakapolres Sampang, Kompol Mukhamad Lutfi, Selasa (24/3/2020).

Halaman
12
Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved