Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Madura

Jumlah Kasus Virus Corona di Jakarta Tinggi, Warga Pamekasan yang Merantau di Ibu Kota Pilih Mudik

Ratusan warga yang merantau ke Jakarta kembali pulang ke Kabupaten Pamekasan di tengah wabah virus corona.

Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN
Warga Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, yang baru datang dari Jakarta, disemprot di halaman Balai Desa Palengaan Laok, Pamekasan, Jumat (27/3/2020). 

Ratusan warga yang merantau ke Jakarta kembali pulang ke Kabupaten Pamekasan di tengah wabah virus corona

TRIBUNMADURACOM, PAMEKASAN – Sejak tiga hari terakhir, Kabupaten Pamekasan terus didatangi ratusan warga yang merantau di Jakarta.

Para perantau itu datang ke Kabupaten Pamekasan dari Jakarta menggunakan bus hingga minibus.

Mereka tampak turun di Terminal Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan, kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah masing-masing.

Tak hanya Cafe & Tempat Wisata, Kawasan Arek Lancor Pamekasan Juga Ditutup untuk Cegah Virus Corona

Pergi ke Rumah Istri Siri, Pria Nganjuk Ditangkap Polisi Karena Hal ini, Terancam Dipenjara 20 Tahun

Gara-Gara Virus Corona, Bupati Sampang Rapat Koordinasi dengan Gubernur Jatim Lewat Video Conference

Namun, sebelum kembali ke rumah, para perantau itu dikumpulkan lebih dulu oleh Satgas Penanggulanan Covid-19 Pamekasan.

Satu per satu para perantau disemprot menggunakan disinfektan dan diukur suhu tubuhnya.

Penyemprotan disinfektan kerja sama Kepala Desa (Kades) Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Moh Said dengan Puskesmas Palengaan.

Humas FRPB Pamekasan, Wahyudi mengatakan, penyemprotan terhadap pemudik ini sudah kesekian kalinya.

Sebab begitu datang pemudik dari Jakarta, pihak kades setempat menghubungi untuk minta bantuan penyemprotan, bagi pemudik yang datang dari zona merah.

Camat Palengaan, Achmad Sukrisno mengatakan, langkah penyemprotan yang dilakukan terhadap pemudik dari Jakarta yang pulang ke wilayah Palengaan, untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19.

Kecanduan Game Online Tapi Tak Punya Uang, Pemuda Desa di Gresik ini Cari Duit dengan Jual Pil Koplo

Warga Plakpak Pamekasan Terancam Hukuman Mati, Ketahuan Simpan dan Racik 71 Kg Bahan Peledak

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved