Breaking News:

Program 'Belajar dari Rumah' di TVRI, Ada Siswa Setor Jawaban hingga Kerjakan Tugas Pelajaran Lain

Program "Belajar dari Rumah" yang diterapkan Kemendikbud dengan melakukan siaran pembelajaran melalui TVRI ditanggapi beragam oleh orangtua siswa.

TRIBUNMADURA.COM/SULVI SOFIANA
Ilustrasi siswa belajar di rumah bersama orangtuanya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Program "Belajar dari Rumah" yang diterapkan Kemendikbud dengan melakukan siaran pembelajaran melalui TVRI ditanggapi beragam oleh orangtua siswa.

Sebagian orang tua merasa dimudahkan karena terbantu dengan adanya penjelasan materi secara visual.

Sementara sebagian lagi merasa kesulitan untuk mengakses saluran TVRI hingga ketinggalan jadwal siaran program.

Tujuh Perangkat Desa Nyalabuh Daya Diberhentikan oleh Kades dan Akan Ajukan Gugatan ke PTUN Surabaya

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar Hibahkan Gajinya untuk APD Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Pasien Positif Covid-19 Berbohong Saat Diperiksa, 15 Tenaga Medis di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri

Seperti yang diungkapkan Roiatul, wali murid siswa kelas Lima SDN Kendangsari 1, Surabaya.

Roiatul mengungkapkan sudah bersiap dengan saluran TVRI sejak pagi, termasuk memasang antena dengan posisi ideal sehingga saluran TVRI bisa jernih.

"Tadi anak saya lumayan paham material Matematika. Ada latihan soalnya juga langsung dikerjakan," urainya, Senin (13/4/2020).

Wanita yang akrab disapa Cicik ini mengungkapkan anaknya mendapat pemberitahuan dari sekolah untuk menyimak siaran TVRI sesuai jenjang kelasnya serta mengerjakan tugasnya.

Tugas yang dikerjakan di kertas itu kemudian di potret dan dikirim melalui group whatsapp.

"Tapi masih ada tugas Bahasa Jawa dari gurunya, tetapi di TVRI nggak ada. Jadi ya tetap harus dampingi anak belajar, "pungkasnya.

Hal serupa diungkapkan Eko Do to Nugroho, wali murid siswa SMPN 1 Surabaya. Pihak sekolah dikatakan Eko meminta agar siswa menyimak material di TVRI.

"Cuma imbauan, tidak disuruh mengerjakan soal dari TV. Yang ada tugas hariannya harus tetap dikerjakan dari gurunya, termasuk video call juga, "jelasnya.

Galakkan Gerakan Bermasker, Disporabudpar Gunakan Masker Batik Khas Sampang untuk Cegah Corona

Pemprov Jatim Buka Posko Pendampingan Pendaftaran Program Kartu Prakerja di 56 Titik

81 PDP Corona di Jawa Timur Meninggal Dunia, Jumlah ODP Hari Ini Naik Menjadi 14.092

Sementara Arya, siswa kelas VI SDN Wonorejo 1 mengungkapkan dirinya juga diminta pihak sekolah melihat tayangan material di TVRI.

Sayangnya, ia melewatkan jam siaran karena kesibukan di rumahnya.

"Sudah dikasih linknya tapi nggak bisa dibuka. Jadi saya belum lihat material dari TVRI, " anjutnya .

Arya mengungkapkan tidak khawatir meskipun melewatkan siaran TVRI tersebut. Pasalnya, pihak sekolah tidak memberi tugas berdasarkan siaran tersebut.

"Lebih penting disuruh mengerjakan PAS (Penilaian Akhir Semester), ya kayak ujian tapi enak di rumah, "pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved