Breaking News:

Virus Corona di Situbondo

Dampak Corona, Ribuan Pekerja dan Pekerja Sektor Pariwisata di Situbondo Dirumahkan

Sebanyak 2.000 lebih pelaku wisata di Kabupaten Situbondo terpaksa menganggur sejak pemerintah setempat menutup semua lokasi destinasi wisata.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Dinas Pariwisata saat rapat koordinasi dengan komisi II DPRD Situbondo. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Sebanyak 2.000 lebih pelaku wisata di Kabupaten Situbondo terpaksa menganggur sejak pemerintah setempat menutup semua lokasi destinasi wisata.

Sebagian besar dari mereka merupakan karyawan yang selama ini bekerja di tempat pariwisata.

Covid-19 menyebabkan ribuan pekerja hotel dan rumah makan di rumahkan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Situbondo, Tutik Margiyanti mengatakan, sejak adanya intruksi Presiden, Maklumat Kapolri, SE Badan Penanggulangan Bencana Nasional, Intruksi Gubernur dan SE Bupati, pihaknya sudah mengambil langkah langkah.

Potret Kampung Pulosari Surabaya, Tertib Protokol Pencegahan Corona dan Bentuk Tim Satgas Covid-19

Mulai 15 April 2020 PT KAI Daop 9 Jember Batalkan 5 Perjalanan Kereta Api

Kabar Gembira, Pasien Pertama Positif Covid-19 di Tulungagung Dinyatakan Sembuh

Bahkan sejak tertanggal 23 Maret 2020 seluruh obyek wisata di Kabupaten Situbondo, ditutup.

Menurut mantan Kadis Perdagangan dan Perindustrian ini, selian itu untuk hotel dan rumah makan tidak ditutup, melainkan hanya menghimbau agar para pengusaha itu mengikuti SOP dari kesehatan.

"Salah satunya menyiapkan tempat cuci tangan dan memberikan himbauan kepada masyarakat," ujar Tutik Margiyanti kepala Dinas Pariwisata.

Meski tidak ditutup, lanjut Tutik Margiyanti, namun kondisinya secara otomatis tidak berjalan normal dan banyak mengalami penurunan.

Sehingga berdampak para industri pariwisata itu merumahkan para pekerjanya.

"Jika para pekerja di rumahkan dan tidak pekerja. Kita sudah mengevaluasi dengan pihak menejemen hotel dan rumah makan, kalau hanya satu bulan mereka masih bisa membantu," katanya.

Namun, kata Tutik, jika hingga dua bulan, para pengusaha tidak mampu memberikan gaji para pekerja yang di rumahkan tersebut.

BREAKING NEWS Pasien Positif Corona di Pamekasan Bertambah 2 Orang, Berasal dari Klaster Asrama Haji

Pasien Baru Positif Covid-19 di Jatirogo Tuban Sebelumnya Pernah Kontak dengan Pasien Meninggal

Tak Terapkan PSBB Meski Ada 9 Positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk, Bupati: Jaga Stabilitas Ekonomi

Dikarenakan Dinas Pariwisata masuk dalam Gugus Tugas, maka pihaknya bersama komisi dua DPRD Situbondo akan berupaya diberikan bantuan sosial walaupun tidak masuk di AKP.

"Selain itu kita akan upayaka mendapatkan kartu pra kerja sesuai program pemerintah pusat," kata Tutik Margiyanti.

Tutik Margiyanti menjelaskan, para pekerja yang telah di rumahkan jumlahnya cukup banyak, bahkan mencapai sebanyak 2000 lebih pekerja pariwisata dan hotel di Kabupaten Situbondo.

"Bagi pemikik usaha bisa difasilitasi pendanaan dari KUR dan tenaga kerjanya kita upayakan kartu prakerja," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved