Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Potret Kampung Pulosari Surabaya, Tertib Protokol Pencegahan Corona dan Bentuk Tim Satgas Covid-19

Potret mitigasi Covid-19 di Surabaya begitu nampak saat memasuki Kampung Pulosari RT 2 RW 7, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Kampung Pulosari RT 2 RW 7, Gunungsari Surabaya tertib menerapkan protokol pencegahan Covid-19. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Potret mitigasi Covid-19 di Surabaya begitu nampak saat memasuki Kampung Pulosari RT 2 RW 7, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya.

Boleh dikatakan, Kampung Pulosari adalah sebuah kampung padat penduduk yang kini menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dengan disiplin.

Bahkan, Tim Satgas Covid-19 yang terbentuk juga berasal dari warga sendiri.

Dari pintu masuk menuju kampung, telah tertulis banner bertuliskan ajakan antisipasi penyebaran virus corona.

Tak hanya di pintu masuk, spanduk-spanduk berisi edukasi protokol pencegahan nyaris memenuhi jalanan kampung ini.

Mulai 15 April 2020 PT KAI Daop 9 Jember Batalkan 5 Perjalanan Kereta Api

Kabar Gembira, Pasien Pertama Positif Covid-19 di Tulungagung Dinyatakan Sembuh

Niatnya Berenang, Pemuda 20 Tahun Terjun dari Jembatan hingga Tenggelam di Sungai Sadar Mojokerto

Serta, juga terdapat gerbang disinfektan yang disemprotkan saat memasuki kampung ini.

Sedangkan untuk semprot manual di berbagai sudut perkampungan itu dilakukan rutin dua minggu sekali.

Ketua RT setempat, Munir mengungkapkan, dia bersama warganya itu memang telah menetapkan berbagai langkah dalam mengantisipasi persebaran wabah global ini.

Langkah itu diikuti dari anjuran protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Ini aktif sejak 22 Maret," ungkapnya.

BREAKING NEWS Pasien Positif Corona di Pamekasan Bertambah 2 Orang, Berasal dari Klaster Asrama Haji

Tipu Daya Paman di Pamekasan Ajak Keponakan Jalan-Jalan, Endingnya Dicabuli di Jalan Pengadilan

Baru Bebas berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Ditangkap karena Mencuri Motor di Blimbing Malang

Dia mengatakan, salah satunya, setiap warga diwajibkan mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah. Benar saja, saat memasuki kampung itu para warga memakai masker.

"Kalau tidak pakai ditegur," ujarnya.

Selain itu, fasilitas cuci tangan tersebar di berbagai titik di kampung dengan jumlah KK sekitar 290 KK itu. Di setiap sudut dengan mudah ditemukan fasilitas cuci tangan untuk warga ini.

Rata-rata ini merupakan hasil swadaya warga yang berinisiatif mencegah penyebaran pandemi ini.

Munir mengungkapkan, warganya yang baru datang dari luar daerah diharuskan melakukan isolasi mandiri. Hal itu dilakukan demi antisipasi persebaran virus corona.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved