Virus Corona di Pamekasan

BREAKING NEWS Pasien Positif Corona di Pamekasan Bertambah 2 Orang, Berasal dari Klaster Asrama Haji

Kasus positif virus corona ( Covid-19 ) di Kabupaten Pamekasan, Madura bertambah dua orang.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana ruang isolasi RSUD dr. H Slamet Martodirdjo Pamekasan, Madura, Sabtu (11/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kasus positif virus corona ( Covid-19 ) di Kabupaten Pamekasan, Madura bertambah dua orang.

Data tambahan warga Pamekasan yang dinyatakan positif terpapar virus corona ini berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diperbarui pukul 16.30 WIB, Selasa (14/4/2020) .

Adanya data tambahan ini, menambah daftar baru kasus positif virus corona di Pamekasan yang semula tiga orang kini menjadi lima orang.

Napi di Malang yang Bebas berkat Asimilasi Bisa Dijebloskan Lagi ke Penjara, Jika Berbuat Kejahatan

Pasien Baru Positif Covid-19 di Jatirogo Tuban Sebelumnya Pernah Kontak dengan Pasien Meninggal

UPDATE Sebaran Covid-19 Jawa Timur Jadi 27 Klaster, Tim Tracing Sebut Potensi Penularan Masih Tinggi

Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat membenarkan adanya tambahan dua warga Pamekasan yang dinyatakan terpapar positif virus corona ini.

Kata dia, dua orang yang dinyatakan positif terpapar virus corona tersebut merupakan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Keduanya juga merupakan kluster TKHI yang sebelumnya pernah mengikuti pelatihan haji yang digelar tanggal 9-18 Maret 2020 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Dua pasien baru positif virus corona yang saat ini dirawat di ruang Isolasi RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan tersebut adalah warga Kecamatan Galis dan Kecamatan Proppo.

Kedua pasien itu berinisial S.

"Dua-duanya laki-laki. Satunya dari unsur petugas TKHI dan satunya dari unsur Kemenag," kata dr. Syaiful Hidayat kepada TribunMadura.com melalui via telepon.

Selain itu, Syaiful Hidayat mengutarakan, Kamis (9/4/2020) lalu Satgas Covid-19 Pamekasan mengirim enam spesimen warga setempat yang dicurigai mengarah ke Covid-19 untuk dilakukan swab di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.

Hasil swab dari enam spesimen tersebut keluar Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penutupan Jalan Tunjungan Surabaya Diperpanjang hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan

Cerita Petugas Medis Siasati APD Menipis, Makan dan ke Toilet Harus Ditahan Saat Masuk Ruang Isolasi

Tak Terapkan PSBB Meski Ada 9 Positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk, Bupati: Jaga Stabilitas Ekonomi

Dua di antara enam spesimen yang sudah dilakukan swab tersebut hasilnya dinyatakan positif terpapar virus corona.

"Ini orang baru bukan dari keluarga pasien yang sebelumya positif corona," tutupnya.

Sekadar informasi, berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Timur per hari ini, di Kabupaten Pamekasan terdapat sebanyak 4042 Orang Dalam Resiko (ODR), 4042 Orang Tanpa Gejala (OTG), 124 Orang Dalam Pantauan (ODP) dan 5 Positif Virus Corona.

Namun satu diantara lima orang yang positif virus corona itu ada yang sudah meninggal sejak, Jumat (20/3/2020) silam.

Sementara ke empat orang lainnya sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Pamekasan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved