Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Dua Pasien Positif Corona di Pamekasan Madura, Hasil Rapid Test Keluarga Negatif Covid-19

Keluarga pasien dua warga Kabupaten Pamekasan, Madura, yang kembali terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 sudah dilakukan rapid test.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Juru Bicara Satgas Covid-19 Pamekasan, Ahmad Marzuki. 

"Tetap waspada, tapi jangan panik serta jauhi kerumunan," pintanya.

Dia juga meminta kepada masyarakat Pamekasan, agar rutin melakukan cuci tangan dengan sabun hingga bersih saat akan melakukan aktivitas maupun sesudah aktivitas dan upayakan berperilaku hidup sehat.

Pihaknya juga mengimbau, agar masyarakat tidak panik terkait mewabahnya virus corona ini.

Dia mengajak semua masyarakat agar bersama-sama melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus corona tersebut.

Selain mencuci tangan, pria yang karib disapa Marzuki ini juga meminta agar masyarakat setempat tidak bersentuhan secara langsung dengan masyarakat yang lain dan upayakan menjaga jarak ketika melakukan komunikasi.

Begitu pula, pihaknya mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga stamina tubuh yang sehat, serta mengkonsumsi makan-makanan yang sehat, seperti empat sehat lima sempurna.

“Jauhkan diri dari tempat yang kotor, serta makan makanan yang bersih sebelum dikonsumsi," peringatnya.

Lain dari hal itu, Marzuki juga mengimbau, agar masyarakat menghindari pertemuan atau berkerumun dengan banyak orang terlebih dahulu selama wabah virus corona belum usai.

Serta dia meminta masyarakat Pamekasan jangan keluar rumah terlebih dahulu apabila tidak ada urusan yang sangat penting.

Warga Perantau yang Baru Datang ke Bangkalan Diimbau Terapkan Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Fattah Jasin-Hairul Anwar Memakai Songkok Hitam NU hingga Diusulkan PKB Sumenep Sebagai Bacawabup

Jurnalis Sumenep Dirikan Posko Gotong Royong Lawan Covid-19 untuk Galang Donasi Bagi Warga Terdampak

"Apabila mengalami gangguan kesehatan, di antaranya jika badan terasa panas, batuk, pilek segera periksa ke Puskesmas terdekat," pintanya.

Sekadar informasi, dua pasien baru yang terkonfirmasi positif virus corona di Pamekasan berstatus sebagai Petugas Pendamping Ibadah Haji (PPIH) dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Pasien PPIH positif virus corona ini, berusia 57 tahun beralamat di Kecamatan Proppo.

Sementara pasien TKHI tersebut berusia 40 tahun beralamat di Kecamatan Galis.

Keduanya berinisial S dan saat ini sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved