Berita Gresik

Warga Madura Ditemukan Tewas di Tol Kebomas dengan Kondisi Tragis, Lehernya Terikat Tali Tampar

Warga Kabupaten Sampang Madura ditemukan tewas di Tol Kebomas dalam kondisi leher terikat tali tampar.

twentytwowords
ilustrasi - Warga Madura Ditemukan Tewas di Tol Kebomas dengan Kondisi Tragis, Lehernya Terikat Tali Tampar 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Mat Mola, warga Kabupaten Sampang, Madura, ditemukan tewas di Kabupaten Gresik, pada akhir 2019 lalu.

Ia menjadi korban pembunuhan dan mayatnya dibuang ke Tol Kebomas.

Tidak hanya itu, mayat Mat Mola ditemukan dalam kondisi leher terikat tali tampar.

Warga Kota Malang Kini Bisa Dapat Bantuan Tunai dan Non Tunai dari Pemkot, Ini Besaran dan Jenisnya

Bupati Bangkalan Imbau Pemudik Terapkan Isolasi Mandiri di Rumah, Cegah Penyebaran Virus Corona

Dua Kasus Baru Virus Corona di Pamekasan Madura Bertugas Jadi Pendamping dan Tenaga Kesehatan Haji

Beberapa bulan berlalu, kasus pembunuhan Mat Mola terungkap.

Pelaku pembunuhan korban berjumlah tujuh orang.

Dari ketujuh pelaku, tiga di antaranya dibekuk polisi.

Tak hanya itu, polisi menangkap otak pelaku pembunuhan Mat Mola setelah empat bulan lamanya berstatus DPO,

Otak pelaku pembunuhan Mat Mola ternyata merupakan warga Kabupaten Sampang juga.

Pelaku ditangkap Satreskrim Polres Gresik di rumahnya wilayah Kecamatan Bunten Timur.

Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, kasus pembunuhan itu berawal ketika Jebpar sakit hati pada korban.

Jebpar marah lantaran istrinya dihamili korban saat ditinggal bekerja di Malaysia.

GEGER Pria Tewas Mendadak sesaat Sebelum Salat Jemaah di Masjid, Sebut Nama Allah Lalu Menutup Mata

Dimintai Tolong Buatkan Buku Tabungan, Pemuda Blitar Malah Kuras Uang Kakek hingga Rp 18 Juta

Tersangka kasus pembunuhan di Tol Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (14/4/2020).
Tersangka kasus pembunuhan di Tol Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (14/4/2020). (TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM)

Pria 39 tahun itu yang menyediakan semua peralatan, mulai mobil hingga tali tampar, untuk menjerat leher korban.

Jebpar juga sebagai eksekutor mengikat leher korban hingga tewas di dalam mobil.

AKBP Kusworo Wibowo mengungkap, selama ini, pelaku kabur ke rumah saudaranya di Kabupaten Pamekasan.

"Selama ini tersangka bersembunyi di rumah kakaknya di Pamekasan," ujar AKBP Kusworo Wibowo, Selasa (14/4/2020).

Dirasa sudah aman selama masa pelarian, pelaku pun kembali ke rumahnya di Kabupaten Sampang.

Tidak disangka pelaku, Korps Bhayangkara menjemputnya dan digelandang menuju Mapolres Gresik.

Tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Ancaman hukuman pidana seumur hidup," pungkasnya.

Diduga Terkena Serangan Jantung, Pria asal Jember Meninggal Dunia saat Bersepeda di Tengah Jalan

Mayat Tukang Becak Ditemukan di Depan Swalayan, Warga Geger Karena Petugas Evakuasi Korban Pakai APD

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved