Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Bupati Bangkalan Imbau Pemudik Terapkan Isolasi Mandiri di Rumah, Cegah Penyebaran Virus Corona

Gelombang kedatangan para pemudik dari berbagai daerah ke Kabupaten Bangkalan terus meningkat.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Rombongan Forkompimda Bangkalan mengecek ketersediaan logistik Drive Thru Disinfektan di Gerbang Jembatan Suramadu di Desa Morkepek Kecamatan Labang, Selasa (14/4/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Gelombang kedatangan para pemudik dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri ke Kabupaten Bangkalan terus meningkat sejak ditetapkan sebagai zona merah virus corona Covid-19 Kamis (9/4/2020) lalu.

Hal itu terpantau melalui Update Peta Sebaaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan pada website bangkalankab.go.id.

Dalam tiga hari terakhir, terhitung 12 - 14 April 2020 malam, jumlah warga Kabupaten Bangkalan berkategori Orang Dalam Risiko (ODR) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) terus bertambah.

Dua Kasus Baru Virus Corona di Pamekasan Madura Bertugas Jadi Pendamping dan Tenaga Kesehatan Haji

Dimintai Tolong Buatkan Buku Tabungan, Pemuda Blitar Malah Kuras Uang Kakek hingga Rp 18 Juta

Beredar Nama Pasien Dokter Bangkalan Terkonfirmasi Covid-19 Melalui WhatsApp, Kadinkes: Itu Hoaks

Update Peta Sebaran Covid-19 per 12 April 2020 Kabupaten Bangkalan mencatat, jumlah ODR menyentuh angka 13.910 jiwa, kategori ODP sebanyak 498 jiwa.

Sehari berikutnya, jumlah ODR di Kabupaten Bangkalan tercatat sebanyak 14.074 jiwa. Ada penambahan warga kembali ke Bangkalan sebanyak 164 orang.

Sedangakan jumlah ODP berubah di angka 523 orang atau bertambah sebanyak 25 orang.

Pada Update Peta Sebaran Covid-19 per 14 April 2020 Kabupaten Bangkalan, jumlah ODR terhitung sebanyak 14.356 jiwa.

Sedangkan untuk kategori ODP, tercatat sebanyak 586 orang atau bertambah sebanyak 43 orang dari hari sebelumnya.

Melihat kondisi itu, Bupati Bangkalan RK Abd Latif Amin Imron (Ra Latif) mengimbau masyarakat yang baru kembali dari perantauan untuk menerapkan isolasi madiri di rumah masing-masing.

"Ada inisiatif isolasi mandiri selama 14 hari. Sebelum kontak langsung dengan sanak keluarga," ungkap Ra Latif kepada Surya di sela-sela inspeksi mendadak (sidak) Posko Mudik dan Pelayanan Covid-19 di akses Suramadu, Desa Morkepek Kecamatan Labang, Selasa (14/4/2020) malam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved