Virus Corona di Surabaya

Biar Nggak Bosan, Pasien Corona di RS Unair Surabaya Boleh Bawa HP dan Diberi Wifi Gratis

Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya memberikan akses wifi gratis agar pasien tidak bosan saat diisolasi.

TRIBUNMADURA.COM/SULVI SOFIANA
Perawat dan dokter saat menyiapkan ruang isolasi di RSUA Surabaya yang digunakan untuk pasien Covid-19. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) menjadi salah satu tempat rujukan untuk menangani pasien positif Corona.

Kini Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya mengeluarkan kebijakan baru.

Pihaknya memperbolehkan pasien Covid-19 membawa handphone selama menjalani perawatan.

Selain itu, pihak Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya juga memberikan akses wifi gratis agar pasien tidak bosan saat diisolasi.

Bahkan bisa juga boleh mencari hiburan melalui handphone dan tetap bisa menjaga komunikasi dengan keluarga di rumah.

Jubir Tim Satgas Corona RS Unair dr Alfian Nur Rasyid SpP mengatakan, selama ini sering menerima keluhan kejenuhan pasien.

Dengan alasan itu, pihaknya memberikan kebijakan baru.

Sedang Jalan Kaki, Tiba-tiba Pria 66 Tahun Kejang-kejang dan Meninggal, Petugas Evakuasi Gunakan APD

Aksinya Terekam CCTV, Bocah Laki-laki Curi Uang Kotak Amal Masjid di Mojokerto

Hina Nabi Muhammad SAW Lewat Instagram, Pemuda Asal Surabaya Ditangkap Polisi

"Keluarga gak boleh jenguk selama perawatan itu sering mereka (pasien) ngeluh bosan. Menyiasati itu kami bolehkan bawa HP dan kami menyediakan wifi gratis agar bisa mengakses internet," kata Alfian saat dihubungi, Kamis (16/4/2020).

Selain itu, Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya juga memiliki trik untuk membangkitkan agar pasien memiliki pikiran positif selama menjalani perawatan.

Pihaknya memberikan edukasi cara pola hidup sehat selama menjalani perawatan.

"Ini bisa diakses lewat hp itu diberikan dalam bentuk file dokumen atau pdf. Sumber informasinya jelas biar pasien gak panik dan tidak stres," jelasnya.

Warga Sumenep Meninggal Saat Perjalanan Pulang dari Tangerang, Polisi: Belum Ada Indikasi Covid-19

Program Polri Peduli Keselamatan, Sopir Angkutan Umum dan Ojek Pangkalan Dapat Bansos Selama 3 bulan

Relawan G25 Madura Bagikan 3.000 Masker dan 1 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19 di Bangkalan

Alfian menambahkan bagi keluarga pasien yang ingin mengantarkan makanan, RSUA tetap mengijinkan. Namun protokol kesehatannya tetap tidak boleh langsung bertemu langsung dengan pasien.

Mereka hanya bisa memasrahkan kebutuhan itu kepada pada tim medis.

"Misalkan pasien kangen masakan rumah atau pingin menu lain selain yang disediakan RSUA, keluarga boleh nganter. Nanti biar tim medis yang kasihkan ke pasien," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Elma Gloria Stevani

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved