Virus Corona di Pamekasan

Program Polri Peduli Keselamatan, Sopir Angkutan Umum dan Ojek Pangkalan Dapat Bansos Selama 3 bulan

Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank BRI Kantor Cabang Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari (kiri) saat menyerahkan tanda simbolis kepada sopir angkutan umum perihal dibukanya program 'Polri Peduli Keselamatan' di Gedung Ksatria Bhayangkara, Kamis (16/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank BRI Kantor Cabang Pamekasan di Gedung Ksatria Bhayangkara Polres Pamekasan.

MoU ini dilakukan dalam rangka mewujudkan program 'Polri Peduli Keselamatan'.

Dalam acara MoU tersebut dihadiri oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, Pimpinan Cabang Bank BRI Pamekasan, Susilo, Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Didik Sugiarto dan perwakilan dari sopir angkutan umum serta pengemudi ojek pangkalan.

Persiapan Pemkot Malang Berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

 

Kendaraan Ojek Online di Kota Malang Disemprot Disinfektan, Cegah Covid-19

Salat Jumat di Masjid Al Akbar Surabaya Ditiadakan Mulai 17 April 2020

Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari (kiri) saat menyerahkan tanda simbolis kepada sopir angkutan umum perihal dibukanya program 'Polri Peduli Keselamatan' di Gedung Ksatria Bhayangkara, Kamis (16/4/2020).
Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari (kiri) saat menyerahkan tanda simbolis kepada sopir angkutan umum perihal dibukanya program 'Polri Peduli Keselamatan' di Gedung Ksatria Bhayangkara, Kamis (16/4/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Namun, sebelum MoU tersebut dilakukan, mereka terlebih dahulu mengikuti video conference (Vicon) yang dipimpin Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono, Rabu (15/4/2020) kemarin.

Dalam sambutannya, Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari mengatakan, sesuai dengan anjuran pemerintah, adanya penyebaran wabah Covid-19 ini mengharuskan masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah.

Selain itu, juga menyebabkan bahan pokok jadi melambung, banyaknya pegawai yang di-PHK, dan berkurangnya pendapatan pengemudi transportasi umum bahkan membuat masyarakat kehilangan pekerjaan.

Adanya dampak Covid-19 tersebut, kata AKBP Djoko Lestari, dalam rangka meringankan beban masyarakat, Polri menindaklanjuti upaya pemerintah melaksanakan Program Polri Peduli Keselamatan.

Program Polri Peduli Keselamatan ini kata dia ditujukan kepada para pengemudi atau sopir angkutan umum, sopir bus, kernet, sopir taksi konvensional, sopir truk, sopir travel, sopir angkutan kota, dan pengemudi ojek pangkalan.

"Nantinya mereka akan mendapatkan bantuan sosial selama tiga bulan guna membantu perekonomian akibat dari wabah Covid-19 yang terjadi di Indonesia khususnya di Pamekasan," katanya kepada TribunMadura.com, Kamis (16/4/2020).

Kronologi Dua Pria Madura Nekat Merusak Rumah Warga yang Diduga Dukun Santet dan Punya Ilmu Hitam

Tiba di Sampang Madura, 61 TKI dari Malaysia Diminta Isolasi Mandiri 14 Hari

Dua Pasien Positif Corona di Pamekasan Madura, Hasil Rapid Test Keluarga Negatif Covid-19

"Setiap peserta nantinya akan diberikan bantuan sosial oleh Polri setiap bulannya sebesar Rp 600 ribu rupiah yang bekerja sama dengan Bank BRI," tambah dia.

AKBP Djoko Lestari juga menjelaskan, program Polri Peduli Keselamatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia termasuk di Jawa Timur dengan melaksanakan kegiatan pelatihan kepada masyarakat yang akan menerima bantuan sosial tersebut.

Adapun teknis pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut yakni;

Pelatihan tahap I akan dimulai 15 April – 15 Mei dengan Materi Pencegahan Virus Corona (Covid-19) dan Materi PSBB.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved