Breaking News:

Idul Fitri 2020

Jokowi Tetapkan Larangan Mudik bagi Seluruh Masyarakat, Dishub Jatim Lakukan Penyekatan di 9 Titik

Dishub Jatim akan melakukan penyekatan di sembilan titik sebagai tindak lanjut larangan mudik yang telah disampaikan Presiden Jokowi.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur (Kadishub Jatim) Nyono. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Presiden Joko Widodo menetapkan larangan mudik bagi seluruh masyarakat perantauan ke kampung halaman masing-masing.

Keputusan itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, melalui konferensi video, Selasa (21/4/2020).

Dinas Perhubungan Jawa Timur ( Dishub Jatim ) akan melakukan penyekatan di sembilan titik sebagai tindak lanjut larangan mudik yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

Kadishub Jatim, Nyono mengatakan, berdasarkan perintah dari Kakorlantas Mabes Polri, penjagaan di sembilan titik yang dilakukan penyekatan tersebut akan dilakukan jajaran Ditlantas Polda Jatim yang juga akan melibatkan jajaran TNI, beserta 14 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Jatim.

"Ditlantas Polda (Jatim) itu akan melakukan penyekatan di sembilan titik. Itu berlangsung mulai 24 April sampai 31 Mei 2020," ujar Nyono di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (22/4/2020).

Razia Kafe Sang Prabu Tuban, Satpol PP Temukan 3 Pemandu Lagu yang Berasal dari Luar Kota

Gubernur Khofifah Berharap Doa Ratusan Hafidz untuk Jawa Timur Mampu Atasi Pandemi Covid-19

Pasien Covid-19 Perempuan Asal Surabaya Meninggal Dunia di Bojonegoro Sebelumnya Dijemput Sang Anak

Sembilan titik yang dimaksud adalah ruas jalur Rembang-Tuban, Cepu-Bojonegoro, Sragen-Ngawi, Magetan-Karanganyar, Wonogiri-Ponorogo, Jogja-Solo-Pacitan, Banyuwangi, dan juga di beberapa pintu tol.

Selain di ruas tersebut, Dishub Jatim juga akan melakukan penyisiran terlebih dahulu di jalur-jalur alternatif menuju Jawa Timur yang juga akan dilakukan penyekatan.

"Jalur alternatif akan kita sisir, kita kerja sama dengan Polres setempat. Khawatirnya gelombang pemudik di jalur utama bisa dikendalikan, namun di jalur-jalur alternatif malah membeludak," lanjutnya.

Pasien PDP di Pamekasan Bertambah 2 Orang, Datang dari Malang dan Punya Gejala Mengarah ke Covid-19

Lembaga Falakiyah NU Jatim Gelar Rukyatul Hilal Ramadan 23 April 2020, Ini 17 Lokasi Pemantauannya

Atasi Covid-19, Pemkab Tulungagung Siapkan Dana Refocusing Rp 16,5 Miliar

Selain penyekatan di jalur darat. Dishub Jatim juga akan melakukan penyekatan di moda transportasi yang lain.

Mulai dari kereta api, penyebrangan kapal,  angkutan udara, dan yang lainnya.

"Nantinya juga dilakukan pengecekan suhu tubuh, social distancing, dan sebagainya. Kalau tidak melakukan itu sanksinya dikembalikan atau disuruh mutar balik. Ini sudah tahap sosialisasi, penerapan mulai 24 April 2020," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved