Virus Corona di Batu

Tak Punya Riwayat Perjalanan Karena Terkendala Kondisi, Nenek di Kota Batu Terjangkit Virus Corona

Pasien baru virus corona atau Covid-19 di Kota Batu itu tidak memiliki riwayat pergi ke mana-mana.

Penulis: Benni Indo | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Batu, M Chori - Tak Punya Riwayat Perjalanan Karena Terkendala Kondisi, Nenek di Kota Batu Terjangkit Virus Corona 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Kasus virus corona atau Covid-19 di Kota Batu bertambah satu orang.

Pasien baru virus corona di Kota Batu itu berjenis kelamin perempuan dan berusia 75 tahun.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Batu, M Chori mengatakan, pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke mana-mana.

Peduli Terhadap Sesama, PT Enka Imron Mandiri Bagikan Sembako ke Fakir Miskin dan Janda di Pamekasan

Hotel di Kota Batu ini Nekat Buka Operasional Meski Dilarang Pemkot, Punya Tamu Pasangan Tak Resmi

Akibat Virus Corona, Tempat Wisata dan Penginapan di Kota Batu Ditutup hingga Akhir April 2020

Sebab, kata dia, kondisi pasien sudah tua dan memiliki penyakit bawaan.

Saat ini, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Batu sedang melakukan pelacakaan untuk mengetahui siapa yang menjadi penghantar virus corona ke pasien tersebut.

Para keluarga terdekat pasien sudah dilakuan rapid test sebanyak dua kali dan hasilnya negatif semuanya.

“Yang dilakukan oleh Dinkes adalah melacak atau tracing," terang Chori, Minggu (26/4/2020).

"Ini yang sedang dicari, melacak lebih luas kepada siapa-siapa yang pernah kontak atau mungkin saudara dari luar kota yang datang menjenguk," sambung dia.

"Kami juga tidak tahu, terpaparnya kontak dengan anggota keluarga atau karena mungkin barang yang masuk, ini yang sedang dicari oleh tim kesehatan," katanya.

"Kami perlu tahu dari mana sumbernya karena pasien sudah tua dan tidak ke mana-mana,” tambahnya.

Pasien tersebut sebelumnya berstatus PDP yang masuk ke RS Karsa Husada dengan gejala pneumonia dan penyakit bawaan.

Pada 19 April, pasien menjalani tes swab.

Sivitas Khoteka Pamekasan Bagikan Paket Sembako Gratis saat Bulan Ramadan, Sasar Para Tukang Becak

Cerita Pasien Sembuh Virus Corona di Kota Batu, Beber Pengalaman saat Dirawat Karena Covid-19

Pada 21 April, saat hasil swab belum keluar, gejala klinis pada pasien hilang sehingga menjalani perawatan mandiri di rumah.

Pada 25 April, hasil swab keluar dan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Begitu hasil swab keluar yang bersangkutan positif, dievakuasi kembali ke RS Karsa,” terang Chori.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved