Breaking News:

Ramadan 2020

Tersandung Kasus Ambruknya SDN Samaran II Tambelangan, Remisi Mantan Kadisdik Sampang Ditolak Kejari

Mantan Kepala Disdik, M Jupri Riyadi tidak mendapat remisi di Bulan Suci Ramadan 2020. Pengajuan remisi yang diajukan ditolak Kejaksaan Negeri Sampang

Tribun Bali/Istimewa
Ilustrasi Remisi - Pengajuan remisi di Bulan Suci Ramadan tahun 2020 oleh Rutan Klas IIB Sampang, Madura kepada Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang di tolak oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBNMADURA.COM, SAMPANG – Pada Bulan Suci Ramadan 2020, mantan Kepala Disdik, M Jupri Riyadi yang tertangkap pada akhir tahun 2019 lalu karena kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMPN II Ketapang tidak mendapat remisi.

Pasalnya, surat pengajuan remisi yang diajukan oleh Rutan Klas IIB Sampang ditolak Kejaksaan Negeri Sampang.

Kepala Rutan Klas IIB Sampang, Gatot Tri Rahardjo diwakili oleh Plh Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Klas IIB Sampang Siti Rachima membenarkan jika remisi di bulan suci ramadhan untuk M Jupri Riyadi ditolak.

589 Pengemudi Angkutan Umum di Pamekasan Ikut Program Peduli Keselamatan, Ada Bantuan Rp 600 Ribu

Rekomendasi Minuman Segar saat Berbuka Puasa, Es Militan di Pamekasan, Satu Botol Hanya Rp 8 Ribu

3 Indikator Keberhasilan PSBB Surabaya, dari Turunkan Kasus Covid-19 hingga Jaga Stabilitas Ekonomi

Permohonan Kadisdik M. Jupri Riyadi ditolak oleh Kejaksaan Negeri Sampang, karena yang bersangkutan masih tersandung kasus lainnya yaitu ambruknya SDN Samaran II, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang pada tanggal 17 Januari 2020 lalu.

“Sehingga ketika kami mengajukan remisi kepada Kejari jawabannya pihak terkait tidak layak karena terbentur dengan pemeriksaan yang ada di kepolisisan, penyidik terkait persoalan ini dari Polres Sampang,” ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (27/4/2020).

Pihaknya mengajukan remisi untuk M Jupri Riyadi kepada Kejari Sampang pada hari Rabu, 22 April 2020 dengan terlebih dahulu meminta keterangan tidak memiliki perkara lagi kepada Kepolisian dan Kejari Sampang.

“Tapi Kejari Sampang menolaknya karena pihak terkait masih terbentur dengan pemeriksaan tersebut,” terang Siti Rachima.

Siti Rachima menambahkan, alasan M Jupri Riyadi mendapatkan remisi karena yang bersangkutan memenuhi syarat, dalam arti selama berada di dalam rutan tidak melakukan atau memiliki kesalahan.

Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Kabupaten Trenggalek, Ini Penjelasan Bupati Mas Ipin

Login www.prakerja.go.id untuk Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 3, Simak Cara Daftar Pakai HP

BREAKING NEWS - PSBB di Surabaya Mulai Besok Selasa 28 April, Pemkot Siapkan Ribuan Personel

Termasuk selalu mematuhi peraturan di rutan, seperti tidak berkelahi dengan warga binaan lainnya.

”Mangkanya pihak rutan mengajukan remisi kepada Kejari Sampang,” pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved