Breaking News:

Viru Corona di Situbondo

Kabar Gembira, Kondisi Pasien Positif Virus Corona di Situbondo Terus Membaik

Kondisi pasien positif terpapar virus corona atau Covid-19 yang menjalani perawatan terus membaik.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Direktur RSUD Abdoer Rachem Situbondo, dr Tony Wahyudi. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Kondisi pasien positif terpapar virus corona atau Covid-19 yang menjalani perawatan terus membaik.

"Ya kondisinya saat ini pasien itu baik baik saja," kata Direktur RSUD Abdoer Rachem Situbondo, dr Tony Wahyudi, Selasa (28/4/2020).

Menurut dr Tony Wahyudi, sejauh ini pihak rumah sakit merawat satu orang pasien positif Covid-19, empat orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  dan satu orang Orang Dalam Pemantauan (ODP).

PSBB di Gresik, 3 Hari Pertama Sifatnya Imbauan & Teguran, 11 Hari ke Depan Tindakan untuk Pelanggar

Hari ke-5 Ramadan, Pencuri di Tuban Ini Malah Gondol Kotak Amal Masjid, Aksinya Terekam CCTV

Ada 17 Lokasi Check Point PSBB Gresik, Perbatasan Jalan Pintas Masuk Gresik Diserahkan ke Desa

Dikatakannya, untuk kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) dan masker di rumah sakit telah tercukupi hingga satu bulan lebih.

"Untuk merawat satu pasien yang positif kita membutuhkan 30 Alat Pelindung Diri (APD)per hari," ungkap dr Tony Wahyudi.

Sampai saat ini, tambah dr Tony, pihaknya sudah memiliki 1700 Alat Pelindung Diri (APD). Namun, pihak rumah sakit akan mendapat bantuan APD kembali dari Dinkes Jatim atau pengadaan sendiri.

"APD sudah banyak dan alhamdulillah tercukupi semua," tukasnya.

Selama pandemi Covid-19, semua layanan menggunakan protap protokol kesehatan.

Misalnya saja tempat duduk harus berjarak satu meter dan semua orang yang masuk ke rumah sakit wajib menggunakan masker.

"Saya juga berharap pengunjung pasien cuci tangan sebelum masuk, begitu keluar atau pulang juga harus cuci tangan," ujar dr Tony Wahyudi.

Selain itu, untuk jam besuk di rumah sakit ditiadakan. Karena, pihak rumah sakit di sini juga menangani pasien Covid-19.

"untuk pasien yang membutuhkan pendampingan keluarga, kami hanya membatasi dua orang yang boleh mendampingi keluarganya yang sakit," pungkasnya.

Nekat Mudik ke Kabupaten Malang, 40 Kendaraan Diminta Balik Arah Menuju Wilayah Asalnya

Kepala Kemenag Kabupaten Malang Positif Terpapar Virus Corona Seusai Ikut Pelatihan Haji di Surabaya

Larangan Mudik Resmi Berlaku, PT KAI Perpanjang Pembatalan 48 Kereta Api hingga Lebaran Usai

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved