Jam Malam PSBB Surabaya

Gedung Bhara Dhaksa Disemprot Disinfektan Setelah Dijadikan Lokasi Rapid Test Corona Warga Surabaya

Pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Pemprv Jatim mengenakan baju hazmat serta Alat Pelindung Diri (APD) lengkap saat melakukan pemeriksaan.

TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDDIN
Para warga Surabaya yang terjaring Razia Satgas Gugus Tugas Covid-19 saat melanggar aturan jam malam selama PSBB Surabaya, Sabtu (2/5//2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho memastikan proses pemeriksaan dan pendataan warga Surabaya yang terjaring razia jam malam pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) sudah memenuhi standar operasional prosedur.

Pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengenakan baju hazmat serta Alat Pelindung Diri (APD) lengkap saat melakukan pemeriksaan baik mengambil sample darah saat rapid test maupun saat wawancara.

Sebelum memasuki gedung Bhara Dhaksa yang menjadi lokasi pemeriksaan, warga Surabaya yang terjaring razia itu lebih dulu mencuci tangan dan tetap menerapkan pola physical distancing.

82 Pelanggar Terjaring Razia Jam Malam PSBB Surabaya, 5 Orang Reaktif Covid-19, Langsung Karantina

Rapid Test 82 Pelanggar Jam Malam PSBB Surabaya, 5 Terindikasi Positif Covid-19, Dibawa ke RS Menur

5 Orang Terindikasi Positif Covid-19 saat Rapid Test, 82 Warga Surabaya Terancam 1 Tahun Penjara

"Kami lakukan sesuai prosedur dan protokoler kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah," kata Kombes Pol Sandi Nugroho, Minggu (3/5/2020).

Sebanyak 82 warga Surabaya yang terjaring razia itu, beberapa diantaranya menunjukkan reaktif Covid 19 meski rapid test masih berjalan.

Menanggapi itu, Kombes Pol Sandi Nugroho akan melakukan sterilisasi lingkungan Mapolrestabes Surabaya terutama pada kendaraan dinas yang digunakan mengangkut warga terjaring razia dan gedung Bhara Dhaksa menggunakan cairan desinfektan.

"Setelah selesai nanti akan kami sterilisasi, pakai seprotan cairan desinfektan," ujarnya.

Informasi sebelumnya, puluhan warga Surabaya yang terjaring razia pemberlakuan jam malam selama masa penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ), Sabtu (2/5/2020) malam.

Mereka yang terjaring razia satgas gugus tugas Covid-19 Jawa Timur dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan rapid test dan pendataan.

Setidaknya ada 82 warga Surabaya dibawa ke Mapolrestabes dari hasil razia tersebut.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved