Breaking News:

Virus Corona di Bojonegoro

Daftar 7 Kecamatan di Bojonegoro Bersatus Zona Merah Covid-19, Jumlah Positif Corona Kini 12 Orang

Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro menjadi 12 orang, setelah ada tambahan dua pasien baru.

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Elma Gloria Stevani
Pexels
Kolase virus corona dan tenaga medis. 

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro menjadi 12 orang, setelah ada tambahan baru dua pasien yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pasien tersebut berasal dari 7 kecamatan dari jumlah total 28 kecamatan.

"Ada tujuh kecamatan yang berstatus zona merah atas sebaran Covid-19," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Masirin kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Dia menjelaskan, untuk detail pasien terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan masing-masing kecamatan sebagai berikut, Kecamatan Bojonegoro 3 orang, 1 di antaranya meninggal saat berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Meski Sudah Karantina Wilayah, Ada Tambahan 7 Pasien Positif dari Desa Jabalsari Tulungagung

Kenang Sosok Didi Kempot, Arumi Bachsin: Campursari Disukai Kolonial hingga Millennial

Ganjar Pranowo tentang Didi Kempot: Seniman yang Merakyat dan Suka Membantu

Kecamatan Trucuk 2 orang, 1 di antaranya meninggal juga saat berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kemudian Kecamatan Kepohbaru 1, Kecamatan Gondang 3, Kecamatan Purwosari 1, Kecamatan Ngraho 1, dan Kecamatan Balen 1 orang juga meninggal saat berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"PDP kumulatif 12 orang, rinciannya 9 masih dirawat dan 3 meninggal saat berstatus PDP, yang meninggal positif hasil swab sudah keluar," terangnya.

Ditambahkan jubir Pemkab Bojonegoro tersebut, untuk saat ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yaitu 7 orang.

Jumlah tersebut berada di Kecamatan Bojonegoro 2 orang, Kecamatan Trucuk 2 orang, Kecamatan Kanor, Kecamatan Kepohbaru, dan Kecamatan Purwosari masing-masing 1 orang.

"Ketujuh PDP kini sedang dirawat, 2 PDP sebelumnya dari Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Bojonegoro yang meninggal positif seusai di swab," pungkasnya.

Dirawat 2 Jam, Penjual Gorengan Berstatus PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Dr Koesma Tuban

Pengakuan Asisten Didi Kempot, Jasmani: Sebelum ke Rumah Sakit Didi sempat Ucapkan Allahu Akbar

Mengenang Surabaya Lewat Lagu Kangen Suroboyo, Adi Sutarwijono:Didi Kempot Total dalam Berkesenian

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved