PSBB di Gresik

Dua Hari Jelang Berakhirnya PSBB Gresik, Ratusan Orang Nongkrong di Warung Kopi dan Dihukum Push Up

Dua hari jelang berakhirnya PSBB di Kabupaten Gresik, masih banyak warga yang melanggar meski sekadar nongkrong di warung kopi.

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Petugas gabungan saat melakukan razia di sejumlah warung kopi di Manyar, Gresik, Jumat (8/5/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK – Dua hari jelang berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, masih banyak warga yang melanggar meski sekadar nongkrong di warung kopi saat penerapan jam malam.

Dari sejumlah desa di Kecamatan Manyar, ada warkop yang menyediakan kursi dan fasilitas WiFi.

Fasilitas yang disediakan pemilik tentu menarik para pembeli agar berdiam diri di warung kopi dan melanggar aturan Perbup No. 12 tahun 2020.

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Kecamatan Manyar menyisir sejumlah warung kopi di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Padahal, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sudah menyandang status zona merah seiring dengan enam pasien positif Covid-19 berasal dari Kecamatan Manyar.

Di samping itu, Kecamatan Manyar adalah wilayah Kecamatan yang ikut dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Hasil Swab Negatif, Satu Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Dinyatakan Sembuh dan Dipulangkan

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI SCTV ANTV Net TV Sabtu 9 Mei 2020, Ada Spider-Man 2 dan Patient Zero

Bahas PSBB Malang Raya, Khofifah Panggil 3 Kepala Daerah, Sutiaji: Kami Putus Mata Rantai Covid-19

Petugas gabungan saat melakukan razia di sejumlah warung kopi di Manyar, Gresik, Jumat (8/5/2020) malam.
Petugas gabungan saat melakukan razia di sejumlah warung kopi di Manyar, Gresik, Jumat (8/5/2020) malam. (TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM)

Dari tiga desa yang disisir petugas gabungan, ada delapan warung kopi yang kedapatan dikerumuni pembeli. Kemudian satu tempat tambal ban pinggir jalan juga didatangi petugas.

Sebab, para pembeli ini tidak kekurangan akal jika warkop dirazia mereka memilih menyeduh kopi di lokasi tambal ban.

“Total ada 137 pengunjung masih nongkrong di warung kopi saat jam malam,” ujar Wakapolsek Manyar, Ipda M Yasin, Sabtu (9/5/2020).

Para pengunjung warkop itu kebanyakan para pekerja di Manyar yang baru saja pulang kerja. Petugas langsung mengecek satu persatu suhu tubuh mereka menggunakan thermal gun. Hasilnya seluruh suhu tubuh masih normal rata-rata 36 derajat.

“Kami suruh push up kemudian semuanya saya suruh pulang,” terangnya.

Petugas juga kembali melakukan sosialisasi, kursi di warung kopi langsung diangka ke atas meja. Warung buka masih diperbolehkan hanya saja makanan atau minuman dibawa pulang tidak dikonsumsi ditempat untuk menghindari kerumunan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved