Virus Corona di Bondowoso
Satu Keluarga di Nangkaan Bondowoso Positif Virus Corona, Jadi Klaster Tersendiri Kasus Covid-19
Satu keluarga di Kabupaten Bondowoso terpapar virus corona atau Covid-19 dan menjadi satu klaster sendiri.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, BONDOWOSO - Satu keluarga di Kabupaten Bondowoso terpapar virus corona atau Covid-19.
Satu keluarga asal Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso itu, menjadi satu klaster sendiri.
Keluarga itu merupakan keluarga seorang kepala dinas di Pemkab Lumajang.
• Gubernur Khofifah Ingatkan Perusahaan di Jawa Timur Bayar THR ke Karyawan di Tengah Pandemi Covid-19
• Ada 52 Klaster Penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, Tenaga Kesehatan Haji Indonesia Jadi yang Terbesar
• Cara Risma Bujuk Pasien Covid-19 di Surabaya Agar Mau Dirawat di RS, Kami Mendorong yang Lain
Ada lima orang terkonfirmasi terpapar virus corona di klaster keluarga Kelurahan Nangkaan tersebut.
Kelimanya adalah istri kepala dinas, dua orang anak, satu menantu, dan satu orang cucu berusia 2 tahun.
Sedangkan si kepala dinas berdasarkan dua kali uji cepat menunjukkan hasil non reaktif atau negatif.
Istri kepala dinas itu merupakan kasus konfirmasi positif virus corona ke-2, sedangkan anaknya kasus ke-3, dan ke-4.
Sementara menantu menjadi kasus ke-7 dan cucu menjadi kasus ke-8.
• Tiga Jambret Ponsel di Sidoarjo Gagal Beraksi, Satu di Antaranya Tewas setelah Dihajar Massa
Istri kepala dinas atau kasus ke-2 sudah sembuh dan dinyatakan sudah negatif dari paparan virus corona.
Sedangkan yang masih terkonfirmasi positif menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bondowoso, dr Mohammad Imron, kasus konfirmasi ke-7 dan ke-8 adalah tambahan baru yang diumumkan Minggu (10/5/2020).
"Hari ini ada tambahan konfirmasi positif dua orang. Keduanya dari klaster keluarga (Nangkaan)," ujar Imron kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), Minggu (10/5/2020).
Sampai Minggu (10/5/2020), ada delapan kasus terkonfirmasi positif virus corona di Kabupaten Bondowoso.
• Pemkab Sampang Rencanakan Tarik Retribusi Program Kawin Suntik Hewan Ternak untuk Bantu PAD
Kedelapan kasus itu terbagi dalam tiga klaster, yakni Klaster Asrama Haji Sukolilo, Klaster Temboro, dan Klaster Nangkaan.
Klaster Asrama Haji Sukolilo ada satu orang dari Kecamatan Wringin dan menjadi kasus pertama. Orang ini sudah sembuh dan negatif virus corona.