PSBB Malang Raya

Anggaran Rp 104 Miliar/Bulan untuk PSBB Parsial Kabupaten Malang, Pemkab Beri Bantuan 520.000 KK

Muhammad Sanusi memastikan kebutuhan anggaran selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) telah disiapkan menurut kebutuhan.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi, seusai menggelar rapat bersama Forkopimda Kabupaten Malang di Pendapa Peringgitan Agung, Selasa (12/11/2020) dini hari. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi memastikan kebutuhan anggaran selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) telah disiapkan menurut kebutuhan. 

Jumlah anggaran senilai Rp 312 milyar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk bantuan sosial selama pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, pencairannya diproyeksikan sebesar Rp 104 milyar per bulan. 

Sanusi Usulkan Penerapan PSBB di Kabupaten Malang Parsial, Hanya 14 Kecamatan yang Masuk Zona Merah

Tidak Semua Informasi di Media Sosial Soal Klaster Covid-19 Benar, Pemkot Surabaya Ungkap Faktanya

Sesosok Mayat Mengapung di Perairan Laut Tuban, Pakai Celana Pendek Biru Tanpa Baju & Bertubuh Gemuk

"Anggaran sudah siap, banyak menurut kebutuhan. Jumlahnya Rp 104 milyar per bulan. Menyesuaikan kebutuhan yang ada," ujar Muhammad Sanusi setelah menjalani rapat bersama Forkopimda Kabupaten Malang di Pendapa Peringgitan Agung, Selasa (12/5/2020) dinihari.

Pemkab Malang telah menetapkan sebanyak 520 ribu kepala keluarga (KK) yang akan mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 1 kilogram telur.

Alhasil, Pemkab Malang harus menyediakan sekitar 10,4 ton beras dan 520 kilogram telur.

"Skema pemberian bantuan nanti akan kami antarkan door to door dengan bantuan personel dari TNI dan Polri," kata Muhammad Sanusi.

Pelaksanaan distribusi bantuan kata Muhammad Sanusi akan dilakukan pada waktu dekat.

Waktu dekat yang dimaksud Muhammad Sanusi adalah pada bulan Mei 2020.

3 Warga Tulungagung Dilaporkan Jadi Korban Human Trafficking di Arab Saudi, Bekerja Lebih dari 8 Jam

PDP Covid-19 Menolak Dirawat di RSU Mohammad Noer, Setiap Hari Berjualan Pisang di Pasar Kolpajung

Anggota Polres Madiun dan Tahanan Jalani Rapid Test untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Penerima bantuan jaring pengaman sosial terdampak Covid-19 diperuntukkan bagi warga kurang mampu berhak menerima sesuai kriteria Pemkab Malang.

"Apabila sudah dapat dari provinsi dan pusat, sumbernya kan pusat dan semua warga dapat bantuan ya nggak masalah. Asalkan selama mereka memenuhi kriteria sebagai penerima. Jadi tidak akan kami tarik lagi," ungkap Muhammad Sanusi.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved