Virus Corona di Sampang

Sejumlah Pedagang Protes Listrik Padam di Pasar Srimangunan Sampang: Jarang Pembeli, Dibuat Rumit

Sejumlah pedagang di Pasar Srimangunan Kabupaten Sampang, Madura melakukan protes terkait listrik yang padam selama tiga hari di kios.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Sejumlah pedagang pasar Srimangunan Sampang menggeruduk Kantor Pasar Srimangunan Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (14/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sejumlah pedagang di Pasar Srimangunan Kabupaten Sampang, Madura melakukan protes terkait listrik padam selama tiga hari di kios, Kamis (14/5/2020).

Protes tersebut dilayangkan kepada kepala koordinator Pasar Srimangunan yang saat itu berada di Kantor Pasar Srimangunan.

Salah satu pedagang yang menempati kios di blok C, Mutammin mengatakan, jika listrik di kios tempatnya berdagang selama tiga hari padam dan tidak ada upaya perbaikan.

Padahal dirinya mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pengelola pasar namun, tidak kunjung diperbaiki.

Sehingga dirinya merasa dirugikan karena mempengaruhi omzet penjualan.

Kampung Tangguh di Kota Malang Selama PSBB Malang Raya, Siapkan Lumbung Pangan & Kuatkan Pengamanan

Puluhan Warga Pinggirsari Alami Gejala Penyakit Chikungunya, Dinkes Tulungagung Lakukan Pengasapan

Alat PCR Mekanis untuk Deteksi Covid-19 di RSUD Gambiran Kediri Hanya Butuh Waktu 45 Menit

"Kami sangat kecewa, terlebih di kondisi pandemi Covid-19 saat ini sebab, sudah jarang ada pembeli malah ditambah rumit," ujarnya kepada TribunMadura.com.

Disisi lain, pria berkulit gelap tersebut mengeluhkan sikap kepala koordinator Pasar Srimangunan, Nanik.

Pasalnya, saat ditanya tentang tidak adanya upaya perbaikan listrik Kepala Koordinator Pasar Srimangunan malah membentak dan berteriak.

"Kami bertanya baik-baik tapi malah dijawab sambil membentak dan berteriak sehingga, kami tidak terima dan sempat emosi," terang Mutammin.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Sampang M. Rasul menyampaikan, pihaknya sudah mengirim teknisi dari PLN untuk melakukan perbaikan agar kios yang padam segera menyala.

"Dipastikan hari ini lampu kios yang padam akan segera menyala sehingga permasalahan ini segera teratasi," pungkasnya.

Jumlah Kasus Covid-19 di Tuban Bertambah Jadi 12 Orang, 1 PDP Meninggal dan Hasil Swab Belum Keluar

PSBB Malang Raya Mulai 17 Mei 2020, Kampung Tangguh Jadi Faktor Penentu Pencegahan Penyebaran Corona

Pemkab Malang Siap Terapkan PSBB Parsial Minggu 17 Mei 2020, Bupati Sanusi: Zona Merah Diperketat

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved