Berita Sumenep

Imbas Pandemi Virus Corona, APBD Sumenep Tahun 2020 Menyusut hingga Ratusan Miliar

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sumenep 2020 menyusut hingga Rp 165 miliar.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Sekretaris Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumenep, Edy Rasyadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Sumenep 2020 mengalami defisit hingga Rp 165 miliar.

Penyusutan APBD Kabupaten Sumenep 2020 terjadi sebagai dampak penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.

"Jadi APBD kita juga pasti akan berubah di tahun 2020," kata Sekda Sumenep, Edy Rasyadi, Jumat (15/5/2020).

Pasien Covid-19 di Kota Batu Meninggal Dunia, Orang Terdekat Jalani Rapid Test, Ada yang Reaktif

Hasil Tracing Klaster Pasar Kota Bojonegoro, 7 Pedagang Positif Covid-19, Sampel Sisanya Menunggu

UPDATE Kasus Virus Corona di Sumenep, Jumlah Pasien Covid-19 Bertambah Jadi Enam Orang

"Ada pengurangan dana transfer dari pusat sekitar Rp 165 miliar," sambung dia.

Edy Rasiyadi menuturkan, selain dana tranfer dari pusat yang berkurang, salah satunya dari sektor biaya pajak kendaraan bermotor karena beberapa faktor.

"Saat ini banyak yang dibebaskan meski tidak bayar. Denda juga tidak ada," jelas dia.

"Pembelian kendaraan baru juga berkurang. Itu tentu berpengaruh kepada pendapatan dari pajak kendaraan bermotor," katanya.

Akibat hal ini, katanya, APBD Sumenep yang awalnya mencapai Rp 2 triliun lebih turun ke angka Rp 1,9 triliun lebih.

"Detilnya di Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep," katanya.

Tiga Warga Desa di Tuban Kembalikan Uang Bantuan Sosial Tunai, Merasa Tak Layak Mendapatkan

Kafe dan Restoran di Kota Madiun Boleh Buka, Pengelola Juga Bisa Sediakan Fasilitas Makan di Tempat

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved