Berita Jember

Takbir Keliling di Jember Resmi Dilarang, Polisi Siap Lakukan Patroli saat Malam Takbiran

Warga Kabupaten Jember diimbau untuk tidak menggelar takbir keliling pada malam takbir Hari Raya Idul Fitri.

TRIBUNMADURA.COM/SRI WAHYUNIK
Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono saat ditemui usai mengikuti rapat koordinasi kegiatan Idul Fitri, Rabu (20/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Jember bakal melakukan patroli pada malam takbir Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Hal ini dilakukan menyusul adanya kesepakatan larangan takbir keliling di Kabupaten Jember.

Sebelulnya, Bupati Jember, Faida telah mengeluarkan surat edaran.

Bom Ikan Meledak di Rumah Warga Pasuruan Jelang Buka Puasa, Diduga Aksi Dilakukan Menantu Sendiri

Terkuak Identitas Pemilik Mobil yang Ditumpangi Pria Berjubah Putih di Check Point, Bukti Plat Nomor

Barbershop di Surabaya ini Beri Promo selama Pandemi Covid-19, Pelanggan Bisa Bayar Harga Suka-Suka

Surat edaran itu dikeluarkan berdasarkan kesepakatan dengan beberapa pihak, terkait larangan takbir keliling tersebut.

Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono meminta masyarakat melaksanakan imbauan tersebut.

"Kepada masyarakat supaya tidak melaksanakan takbir keliling," kata AKBP Aris Supriyono kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), Rabu (20/5/2020).

"Ini demi keamanan bersama, dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," sambung dia.

Sementara itu Kepala Bagian Operasional Polres Jember, Kompol Idham Chalid menambahkan, pada malam takbir nanti, seluruh jajaran Polsek di Kabupaten Jember akan menggelar patroli dan berkeliling wilayah.

Fakta Aksi Pria Berjubah Putih di Check Point, Awalnya Ditegur Karena Terbukti Langgar 2 Aturan PSBB

"Nanti Polsek-Polsek akan nyebar. Jika ditemukan ada yang takbir keliling maka diminta pulang, balik kanan," ujar Idham.

Polisi menyarankan warga cukup bertakbir di tempat masing-masing, seperti di musala atau masjid karena masih dibolehkan.

Rakor tersebut menyepakati takbir di masjid atau musala masih boleh dengan jumlah peserta dibatasi, maksimal lima orang.

Pelaksanaan takbir itu juga harus memakai protokol keselamatan di masa pandemi Covid-19.

Balasan Pedih Dua Bandit Jalanan Lakukan Aksi Kejam ke Emak-Emak, Tak Cukup Terima Hukuman Penjara

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved