Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Proses Pemulasaran Jenazah PDP di Rumah Sakit Mojokerto ini Diduga Dikenai Biaya hingga Rp 3 Juta

Keluarga pasien dimintai biaya pemulasaran jenazah PDP oleh oknum RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tanda bukti penerimaan biaya pemulasaran jenazah PDP yang diminta oleh oknum petugas RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. 

Tak pelak, kejadian ini memicu berdebatan lantaran berulang kali dia meminta kwitansi pembayaran namun tidak kunjung diberikan.

Setelah itu, petugas rumah sakit menulis pada buku keterangan terkait pembayaran sembari mengambil uang tunai di atas meja.

"Kita sudah terkena beban sosial di rumah, jangan menyusahkan orang susah mas," ujarnya pada oknum petugas rumah sakit.

"Rumah sakit dr Wahidin Sudiro Husodo, bu wali kota tolong diperhatikan," tambah dia.

Spoiler Episode Spesial Drama Korea The World of the Married, Ada Pengakuan Pemeran di Balik Layar

Oknum petugas rumah sakit kemudian memberikan kwitansi berupa kertas tanpa materai.

Dalam kertas itu bertuliskan penerimaan uang untuk biaya peti mati, kantong jenazah dan pemakaman senilai Rp.3 juta.

"Pokoknya kita minta tanda bukti," celetuknya.

Informasinya, pasien PDP yang meninggal di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo berasal dari Kabupaten Mojokerto.

Sampai berita ini ditulis, Direktur RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dr Sugeng Mulyadi belum memberikan keterangan terkait kejadian ini. (don/ Mohammad Romadoni).

Ending Drama Korea The World of the Married, Yeo Da Kyung Didekati Pria Tampan setelah Cerai

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved