Virus Corona di Surabaya

Jelang Lebaran Bandara Juanda Laksanakan Operasional Terbatas, Semua Fasilitas Disemprot Disinfektan

Bandara Juanda menyatakan pihaknya akan tetap menjalankan protokol kesehatan di tengah layanan operasional terbatas akibat pandemi virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Imbauan social distancing oleh pihak Bandara Juanda di Ruang Posko Kesehatan Terminal 1. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Bandara Juanda menyatakan pihaknya akan tetap menjalankan protokol kesehatan di tengah layanan operasional terbatas akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Satu di antara protokol kesehatan yang dijalankan adalah penyemprotan cairan disinfektan.

“Penyemprotan cairan disinfektan rutin dilakukan setiap hari setelah jam operasional bandara. Penyemprotan disinfektan dilakukan terhadap seluruh sarana dan fasilitas yang bersentuhan langsung dengan pengguna jasa kebandarudaraan,” ujar General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo, Sabtu (23/5/2020).

195 Penumpang Kapal Express Bahari Pulang ke Pulau Bawean, 12 di Antaranya Pekerja Migran Indonesia

Sidak Wilayah Pasar Besar Kota Malang, Forkopimda Temukan Beberapa Pemilik Toko Masih Buka Usaha

Cara Mudah Dapat Listrik Gratis PLN 3 Bulan, Login www.pln.co.id atau WhatsApp (WA) 08122123123

Adapun fasilitas yang menjadi sasaran penyemprotan adalah tempat yang sering disentuh para pengguna jasa, seperti area check in, troli, toilet, lift, area conveyor dan seluruh fasilitas di ruang tunggu maupun di area terminal kedatangan.

Heru menambahkan, di tengah pelaksanaan operasional penerbangan terbatas ini, Bandara Juanda terus menjalankan prosedur pelayanan dengan kriteria yang sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

“Dalam pelaksanaan operasional penerbangan terbatas, kami juga telah mengaktifkan posko terpadu bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, Lanudal Juanda, Kantor Otoritas Bandara Wilayah III, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, dan maskapai guna memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan yang harus dipenuhi oleh calon penumpang yang akan berangkat dari Bandar Udara Internasional Juanda,” tambahnya.

Sedangkan untuk penumpang yang tiba di Bandar Udara Internasional Juanda dilakukan pemeriksaan kembali dokumen dan suhu tubuh melalui alat thermo scanner yang telah terpasang pada pintu kedatangan.

Selain itu para penumpang juga diminta untuk menyerahkan kartu kewaspadaan kesehatan (health alert card/HAC) yang telah diisi kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya.

Health alert card merupakan salah satu cara untuk melakukan tracking kesehatan penumpang di tengah permasalahan pandemi Covid-19.

Adapun upaya lain yang telah berjalan selama ini yaitu pemasangan thermo scanner di terminal Bandara Internasional Juanda yang terletak di pintu keberangkatan dan kedatangan domestik Terminal 1 (T1) serta Terminal 2 (T2) untuk memindai suhu tubuh para penumpang.

Tersedia juga cairan pembersih tangan untuk para penumpang yang tersebar di seluruh area keberangkatan maupun kedatangan.

Kemudian untuk upaya pencegahan dari sisi internal seperti penggunaan alat pelindung diri (masker, sarung tagan dan kacamata googles) dan menyediakan cairan pembersih tangan untuk petugas bandara.

“Bahkan kami juga akan terus melakukan edukasi kepada seluruh pengguna jasa bandar udara untuk menjalankan physical distancing di area pelayanan publik di bandara, baik Terminal 1 (T1) maupun Terminal 2 (T2), melalui TV digital, banner, dan seluruh saluran media sosial Bandar Udara Internasional Juanda," jelasnya.

3 Kendaraan Travel Gelap Terjaring Razia di Check Point Balearjosari, Bawa Lima Pemudik dari Bali

Perketat Pengawasan Check Point Padangandi di Perbatasan Jatim-Jateng, Pemudik Melintas Putar Balik

Rapid Test Covid-19 di Perumahan Mastrip Sumbersari Jember, 24 Orang Reaktif Tes Cepat

Physical distancing itu, dikatakannya bertujuan untuk meminimalisir potensi penularan Covid-19 di area publik yang ada di bandara.

"Untuk itu kami juga telah memasang tanda batas antrean penumpang dengan jarak minimal satu meter di area antrean SCP 1, antrean check in dan area pemeriksaan tiket penerbangan, tidak hanya itu, untuk tempat duduk di terminal juga diberikan jarak tidak terisi satu bangku dengan bangku lainya dan tentunya semua upaya langkah antisipasi ini terus kami update dengan berkordinasi secara rutin kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Jawa Timur,” jelas Heru Prasetyo.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved