PSBB di Malang

3 Kendaraan Travel Gelap Terjaring Razia di Check Point Balearjosari, Bawa Lima Pemudik dari Bali

Petugas gabungan yang berjaga di pos check point dan penyekatan Jalan Raya Balearjosari mencegat kendaraan travel gelap, Jumat (22/5/2020).

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Travel gelap yang membawa lima pemudik dari Bali menuju Kabupaten Malang diperiksa di pos check point dan penyekatan Raya Balearjosari, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Petugas gabungan yang berjaga di pos check point dan penyekatan Jalan Raya Balearjosari mencegat kendaraan travel gelap, Jumat (22/5/2020).

Kendaraan travel gelap dengan jenis Suzuki Ertiga bernomor polisi (nopol) DK 1564 QL itu membawa lima pemudik.

Kepala Pos Check Point dan Penyekatan Raya Balearjosari, Kota Malang, Iptu M Syaikhu mengatakan awalnya kendaraan tersebut diperiksa karena memiliki pelat luar Malang Raya serta mengangkut penumpang lebih dari 50 persen kapasitas kendaraan.

"Akhirnya kami lakukan pengecekan identitas baik pengemudi dan penumpang. Ternyata setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, identitas antara pengemudi dan penumpang tidak satu alamat dan tidak saling mengenal," ujarnya.

Pemprov Jatim Bagikan Paket Sembako untuk Warga yang Pulang Kampung dari Bali akibat Korban PHK

Melaju 90 Km/Jam, Begini Kronologi Kecelakaan Truk Muatan Ayam Terguling di Tol Caruban-Nganjuk

Buntut Perseteruan Habib Umar Abdullah Assegaf dengan Petugas Satpol PP, Asmadi Diajak Umrah Gratis

Ia menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui kendaraan travel gelap itu membawa pemudik dari Bali menuju ke Kabupaten Malang.

Di mana dari hasil pemeriksaan diketahui, kendaraan itu membawa penumpang warga Kecamatan Bantur dan Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang namun bekerja di Bali

"Karena melanggar peraturan PSBB, akhirnya kami lakukan tindakan tegas, yaitu ditilang. Untuk kendaraan travel gelapnya kami tahan sementara. Kendaraan baru bisa diambil bulan Juni nanti setelah mengikuti sidang tilang," jelasnya.

Usai pemeriksaan, para penumpang dipulangkan dengan dijemput keluarga di pos check point atau melanjutkan perjalanan memakai kendaraan umum.

Sedangkan untuk pengemudi travel gelapnya, diminta balik ke tempat asal.

"Namun sebelum diperbolehkan pulang ke tempat tujuan, para penumpang serta pengemudi jalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan bebas Covid-19," tambahnya.

Dirinya juga mengungkapkan, Kamis (21/5/2020) sore, pihaknya juga berhasil mengamankan tiga kendaraan travel gelap yang hendak memasuki wilayah Kota Malang.

Pakar Kesehatan Sebut BBLK Tutup 2 Hari, Diprediksi Kasus Covid-19 Melonjak 7 Hari Setelah Lebaran

Jawa Timur Catat Tambahan Kasus Corona Terbanyak Nasional, Begini Penjelasan Pakar Kesehatan Unair

Dirawat 6 Hari, Seorang PDP Meninggal Dunia di RSUD dr Iskak Tulungagung, Hasil Swab Belum Keluar

Travel gelap berpelat Sidoarjo itu membawa penumpang warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang bekerja di Madura.

"Jadi tiga kendaraan travel gelap itu membawa penumpang dari Madura. Setelah dicek, ternyata para penumpang merupakan warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang bekerja di Madura. Akhirnya kendaraan travel gelap kami tahan dan dilakukan penilangan,"

"Sedangkan penumpangnya dipulangkan dengan dijemput keluarga di pos check point atau melanjutkan perjalanan memakai kendaraan umum. Sedangkan pengemudi travel gelapnya diminta balik ke tempat asal," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved