Idul Fitri 2020

Sejumlah Pemuda di Jalan Pegirian Surabaya Tetap Gelar Takbir Keliling, Padahal Sudah Dilarang Risma

Sejumlah pemuda di Kota Surabaya tetap menggelar takbir keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi virus corona.

KOMPAS.com/SLAMET WIDODO
Ilustrasi - Ribuan warga desa Jajar kecamatan Gandusari kabupaten Trenggalek Jawa Timur, mengikuti takbir keliling menyusuri jalan desa dengan membawa obor (04/06/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sejumlah pemuda di Kota Surabaya tetap menggelar takbir keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi virus corona ( Covid-19 ).

Dari pantauan TribunMadura.com, di Jalan Pegirian, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, sejumlah pedua berkerumun sembari membawa obor dan mengumandangkan kalimat takbir.

Beduk yang mereka bawa ikut dipukul bertalu-talu.

Polisi Curiga Elf Plat Nomor Madura Melintas saat Jam Malam PSBB Surabaya, Ketahuan Ada Rokok Ilegal

Sidak Wilayah Pasar Besar Kota Malang, Forkopimda Temukan Beberapa Pemilik Toko Masih Buka Usaha

Whisnu Sakti Buana Minta Warga Surabaya Tak Gelar Takbir Keliling, Lebih Khusyuk di Rumah

Padahal Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini sudah memberikan sebuah larangan menggelar takbir keliling di masa pandemi Covid-19.

Salah satu pemuda yang ikut dalam robongan adalah Rama.

Menurut Rama, ia dan rombongan nekat melakukan takbir keliling  karena momen tersebut hanya berlangsung setahun sekali.

"Cuma setahun sekali, jadi ya kita semua merayakannya," kata Rama kepada TribunMadura.com, Sabtu (23/5/2020). 

 Ia mengaku tak takut meski saat ini Kota Surabaya dilanda wabah corona.

"Nggak takut (Corona), karena merayakan hari kemenangan nggak perlu takut," ujarnya. 

3 Kendaraan Travel Gelap Terjaring Razia di Check Point Balearjosari, Bawa Lima Pemudik dari Bali

Cara Mudah Dapat Listrik Gratis PLN 3 Bulan, Login www.pln.co.id atau WhatsApp (WA) 08122123123

Pakar Kesehatan Sebut BBLK Tutup 2 Hari, Diprediksi Kasus Covid-19 Melonjak 7 Hari Setelah Lebaran

Rama tak mengetahui imbauan Wali Kota Surabaya melarang takbir keliling.

"Gak tahu, kami gak ada larangan," ucapnya.

Sementara suasana di beberapa ruas jalan terlihat masih ramai. Bahkan di Jalan Kertopaten dan sekitaran wilayah Ampel para pedagang kaki lima masih ramai didatangi para pengunjung.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved