Berita Malang

Sekda Kabupaten Malang Kesal Mendapati ASN Tak Masuk Kerja Seusai Lebaran, Kepala Dinas Juga Tak Ada

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang kesal ketika mendapati aparatur sipil negara (ASN) di Dinas PU Sumber Daya tak masuk kerja seusai libur Idul Fitri

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono kesal ketika mendapati aparatur sipil negara (ASN) di Dinas PU Sumber Daya tak masuk kerja usai libur Idul Fitri, Selasa (26/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono kesal ketika mendapati aparatur sipil negara (ASN) di Dinas PU Sumber Daya tak masuk kerja seusai libur Idul Fitri, Selasa (26/5/2020).

"Di sini kami tadi dapat info kalau ada kabid (kepala bidang) hanya masuk seminggu sekali. Enak masuk seminggu sekali tapi bayaran (gaji) utuh," sindir Didik Budi Muljono ketika melakukan indpeksi mendadak bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Inspektorat.

Didik menambahkan, ada tiga kepala bidang di Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Malang yang tidak hadir di kantor.

Selain Kabid, kepala dinas juga tampak tidak berada di kantornya.

HUT Kabupaten Lamongan ke-451, Khofifah Minta Masyarakat Perlahan Terapkan Kebiasaan New Normal

60 Persen Pasien Covid-19 di Sampang dari Klaster Pasar, Pedagang & Pengunjung Diajak Gunakan Masker

Selama Lebaran Ada Lonjakan Kunjungan Perantau yang Pulang Kampung ke Ruang Observasi Kota Kediri

"Hari ini yang masuk rata-rata cuma 12,5 persen. Baik ASN maupun yang non ASN," ungkap Didik Budi Muljono.

Alhasil kantor dinas yang dikepalai oleh Avicena Madisica Saniputra itu hanya diisi beberapa pegawai kontrak pagi itu.

"Pak kepala dinas (Avicena) katanya posisi di Bululawang tapi infonya mau meluncur ke sini (kantor Dinas PU Sumber Daya Air)," terang Didik Budi Muljono.

Mendapati temuan tersebut, Didik berpesan harusnya ASN yang termasuk golongan eselon III wajib masuk ke kantor. Jika hanya masuk seminggu sekali, munurut Didik Budi Muljono sangat tidak pantas.

"Kabid (kepala bidang) yang masuk seminggu sekali, ya gak bisa kayak gitu. Upahnya dipangkas? Nanti kita rapat lagi lah, gak sepadan itu masak masuknya seminggu sekali. Kan itu uang masyarakat," beber Didik Budi Muljono.

Terkait penerapan work from home (WFH) selama pandemi Covid-19, Didik Budi Muljono menegaskan harus betul-betul diterapkan. Bukan malah disalahgunakan.

"Untuk yang lain itu gantian (WFH) diatur oleh kepala dinas. Kalau semisal ada pengaduan masyarakat dan lain-lain, apa bisa pegawai kontrak kayak gini ngatasi?," tanya Didik Budi Muljono.

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang, Kapolresta Sidoarjo Sebut Ada Strategi Baru, Maksimalkan Peran Desa

60 Persen Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Sampang Madura Didominasi Klaster Pasar Srimangunan

Inovasi Lapas Lowokwaru di Tengah Wabah Corona, Sediakan Pelayanan Penitipan Barang Lewat Drive Thru

Sementara itu Inspektorat Kabupaten Malang mendapati tiga kepala bidang, satu sekretaris dinas dan kepala dinas yang tidak tampak masuk kantor saat melakukan sidak di Dinas PU Sumber Daya Air.

"Kita panggil untuk keterangannya. Kita mengacu berdasarkan aturan disiplin pegawai. Baru akan menentukan berat ringannya pelanggaran itu," ungkap Kepala Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti.

Tridiyah menegaskan, pihaknya akan menilai capaian kinerja ASN saat penerapan work from home.

"Bukan berarti WFH itu libur. Kita ini di Inspektorat pulang malam-malam," beber Tridiyah.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved