Breaking News:

New Normal di Malang

Khofifah: PSBB di Malang Raya Cukup Sekali dan Jalani Masa Transisi New Normal Life Selama 7 Hari

Penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya yaitu Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu, dilangsungkan sekali saja.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya yaitu Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu, dilangsungkan sekali saja dan berakhir pada tanggal 30 Mei 2020 mendatang. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya yaitu Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu, dilangsungkan sekali saja dan berakhir pada tanggal 30 Mei 2020 mendatang.

Pasca restriksi PSBB satu tahap saja, Malang Raya kini tengah disiapkan masuk pada masa transisi menuju tata kehidupan normal baru atau yang ramai disebut dengan new normal life di tengah pandemi Covid-19.

Masa transisi itu akan berlangsung selama tujuh hari setelah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berakhir pada Sabtu (30/5/2020) nanti.

Lalu bagaimana dengan Surabaya Raya ( Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo ), yang saat ini sudah memasuki masa restriksi PSBB tahap ketiga, akankah Surabaya akan segera mengikuti Malang Raya menuju new normal?

Postingan Bunga Citra Lestari Pasca Kepergian Ashraf Sinclair, Ibu Noah Kangen Suaminya: I Miss You

Skenario Pemerintah Bangkitkan Sektor Ekonomi & Pendidikan, Kegiatan Belajar Mengajar Bakal Dimulai

Sertijab Kasatreskrim Polres Sumenep, Kapolres Berharap Pejabat Baru Ciptakan Inovasi dan Terobosan

Menjawab pertanyaan tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa proses menuju new normal tidak bisa melompat-lompat. Harus ada tahapan progres penghentian pandemi yang terukur untuk bisa mengarah pada tata kehidupan normal baru.

Yang bahkan sebelum masuk ke new normal harus didahului dengan tahap transisi yang juga memiliki pedoman yang harus dipenuhi sebagaimana arahan dari World Health Organization ( WHO ).

“Kalau untuk Surabaya mungkin tahapan untuk new normal itu harus kita lihat dari banyak hal. Kalau berpedoman dari PSBB, saat memasuki new normal itu, perkembangan kasus harus turun sebanyak 50 persen dalam 14 hari terakhir. Kalau masuk ke transisi itu ada enam item syaratnya,” kata Khofifah Indar Parawansa, Jumat (29/5/2020).

Masa transisi ini harus dilewati sebelum suatu daerah bisa menerapkan new normal.

Enam item tersebut sebagaimana ditetapkan WHO yang pertama adalah adanya bukti bahwa persebaran Covid-19 terkontrol.

Kedua yaitu kapasitas layanan kesehatan saat ini masih cukup untuk tes, isolasi di rumah sakit, tracing dan karantina pasien terkonfirmasi. Kemudian yang ketiga adalah populasi berisiko harus dilindungi khususnya untuk orang berusia lansia, dan individu dengan penyakit komorbid.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved