Breaking News:

Virus Corona di Malang

Pasien Positif Virus Corona di Kabupaten Malang Didominasi Kelompok Usia 50 Tahun ke Atas

Virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Malang menjangkit berbagai kelompok usia. Mulai dari usia 3 bulan hingga 80 tahun.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, Kamis (28/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Malang menjangkit berbagai kelompok usia. Mulai dari usia 3 bulan hingga 80 tahun.

Itulah temuan yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, Kamis (28/5/2020). 

"Paling muda usia 3 bulan. Namun sekarang sudah dinyatakan negatif virus corona," beber drg Arbani Mukti Wibowo ketika dikonfirmasi.

Biar Nggak Bosan, 11 Pasien Covid-19 di Rusunawa ASN Malang Diberi Fasilitas TV dan Wifi Gratis

Risma Siapkan Skenario Besar Putus Rantai Covid-19 di Surabaya, Mulai Rapid Test hingga Swab Massal

Sebut Ariel Noah Sebagai Tipe Pria Idaman, Nikita Mirzani: yang Lain Bosen Lihatnya, Gue Lepasin Aja

drg Arbani Mukti Wibowo menambahkan, mayoritas pasien virus Corona di wilayahnya adalah kelompok usia 50 tahun ke atas.

"Sebenarnya jika dibandingkan penyakit lain, angka kesembuhan Covid-19 cukup tinggi," beber pria yang mengawali karier sebagai dokter gigi ini.

Namun, tingkat kesembuhan akan menemui kondisi berbeda jika seseorang yang terjangkit virus corona sudah memiliki penyakit penyerta atau komorbid. 

"Total 10 pasien Covid-19 yang meninggal dunia karena punya riwayat komorbid," tutur mantan Direktur Utama RSUD Lawang Malang itu.

Ia menegaskan, populasi yang memiliki penyakit penyerta rentan tertular virus corona.

Selama PSBB Gresik Tahap III Kebijakan Protokol Satu Pintu Diberlakukan di Mal dan Pusat Keramaian

KH Taufiqurrahman FM Terpanggil Memenangkan Achmad Fauzi - Dewi Khalifah di Pilkada Sumenep 2020

Awal Juni 2020, Pemkab Gresik Mulai Siapkan Fase New Normal

Hal tersebut disebabkan imunitas golongan komorbid tak sekuat orang yang tak memiliki riwayat penyakit.

"Terkadang mereka tidak paham bahwa mereka (komorbid) itu rentan terpapar Covid-19," ungkap drg Arbani Mukti Wibowo.

Maka dari itu, drg Arbani Mukti Wibowo meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan physical distancing atau jaga jarak aman.

Wacana new normal terus menggelora, drg Arbani Mukti Wibowo mewanti-wanti masyarakat harus tetap disiplin jalankan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

"Virus ini tidak bisa hilang. Kami minta masyarakat terapkan pola hidup sehat, jaga kebersihan, olahraga dan tetap gunakan masker ketika keluar rumah," beber drg Arbani Mukti Wibowo.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved