Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Hari Kedua Rapid Test Massal Gratis, BIN & Pemkot Surabaya Maksimalkan Alat Deteksi Sebaran Covid-19

Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Pemkot Surabaya kembali menggelar rapid test dan swab test untuk mengetahui peta sebaran Covid-19 di Surabaya.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Seorang warga saat akan mengikuti rapid test dan swab test massal gratis yang digelar Pemkot Surabaya bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) RI, Jumat (29/5/2020) di halaman Siola. Mereka yang dites merupakan warga yang telah masuk ditentukan sebelumnya. Tidak hanya orang dewasa, namun juga anak kecil dan lansia turut menjadi peserta. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Pemkot Surabaya kembali menggelar rapid test dan swab test untuk mengetahui peta sebaran Covid-19 di Kota Surabaya.

Sebelumnya kegiatan rapid test digelar di gedung Siola, kini Badan Intelijen Negara (BIN) dan Pemkot Surabaya menyasar warga Krembangan Surabaya di area Ruko City 9 Jalan Gresik Surabaya, Sabtu (30/5/2020) pagi.

Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan serta pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19.

Kontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19, 66 Warga Tempurejo Kota Kediri Jalani Rapid Test Corona

Tingkah Kakek 61 Tahun di Minimarket Surabaya Sebelum Nyuri, Pura-pura Jadi Pembeli & Lihat Barang

Berikut Ini Skema Rekayasa Lalu Lintas Selama Pembangunan Jembatan Kedungkandang Kota Malang

Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara, Komjen Pol Bambang Sunarwibowo mengatakan, jika perhatian Badan Intelijen Negara (BIN) terhadap penanganan Covid-19 ini terbagi menjadi dua skala prioritas daerah yakni DKI Jakarta dan Jawa Timur terutama Surabaya.

"Surabaya ini menjadi salah satu sasaran kami selain daripada DKI, karena Jawa Timur ini menajdi nomor urut kedua yang jumlah terkena Covid-19 dengan jumlah yang cukup banyak. Data kemarin itu sekitar 4414 kasus positif yang 50 persennya terdata di Surabaya," sebut Komjen Pol Bambang Sunarwibowo, Sabtu (30/5/2020).

Badan Intelijen Negara (BIN) dan Pemkot Surabaya menargetkan 800 orang yang akan menjalani rapid test.

Jika rapid test tersebut mengindikasikan reaktif, maka petugas langsung melakukan tes swab kepada para warga yang mengikuti tes tersebut.

Dari data sebelumnya, Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Pemkot Surabaya menemukan 230 kasus reaktif dari sekitar 600 peserta, dan di antaranya 78 positif Covid-19 setelah melakukan tes swab.

"Melihat angka yang terus bertambah, maka dari itu kami berencana mengirim alat bantuan lagi untuk mengakomodir jumlah warga yang akan dilakukan tes. Hal ini bertujuan agar kami dapat memetakan zona-zona mana saja yang penyebarannya tinggi sehingga berdampak pada pengambilan langkah-langkah untuk penanganan Covid-19 di Surabaya ini," tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan jika warga yang terindikasi reaktif Covid-19 akan disediakan tempat untuk isolasi.

Sementara yang terkonfirmasi positif akan langsung dilarikan ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Surabaya untuk mendapat penananganan.

Tanggapi Protes Risma soal Mobil PCR, PDIP Berharap Khofifah Lebih Bijak Tentukan Prioritas

Kapolres Bangkalan Wajibkan Setiap Polsek Dirikan Tiga Kampung Tangguh Covid-19 di Seluruh Kecamatan

Daftar Istilah Terkait Virus Corona yang Penting untuk Diketahui, Mulai dari New Normal hingga OTG

"Kami sudah sediakan tempat untuk isolasi, diantaranya di RS Haji, disana bisa digunakan warga yang terkonfimasi reaktif namun tidak positif. Kemudian di hotel-hotel yang bekerjasama dengan kami. Sementara untuk kasus positif langsung kami rujuk ke Rumah Sakit untuk penanganan," kata Tri Rismaharini.

Rencananya, kegiatan rapid test tersebut akan dilakukan terus menerus dengan intensitas yang cukup tinggi.

Penambahan unit mobil PCR juga nantinya akan ditargetkan untuk mampu melakukan test terhadap 2000 hingga 4000 orang per harinya yang dibagi di beberapa titik zona merah Covid-19 di Kota Surabaya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved